by

UKIM Karya Nyata GPM Dibidang Pendidikan

Ambon, BKA- Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Ambon merupakan karya nayata Gereja Protestan Maluku (GPM) dibidang pendidikan, yang hingga saat ini konsisten melahirkan lulusan sarjana setiap tahun.

Didiriakn berdasarkan Surat Keputusan Badan Pekerja Harian Sinode GPM, Nomor: 122/IX/ORG, tanggal 8 Agustus 1985 lalu, UKIM Ambon terus berbenah.

Bahkan di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85, GPM kembali melakukan peletakan batu penjuru pembangunan kampus UKIM di Negeri Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (6/9).

Mengawali peletakan batu penjuru itu, dilakukan ibadah syukur yang dipimpin Pdt. Prof. DR. A.M.L Batlayery, M.Th. Dalam khotbahnya yang diambil dalam ayat I Petrus 5 :1-11, dikatakan, momentum HUT GPM dan perayaan 35 tahun berdirinya kampus UKIM, merupakan dua peristiwa yang patut disyukuri.

Hal ini seiring dengan tema HUT GPM tahun ini “Menjadi Gereja yang Menghamba Kepada Allah”. Ini menunjukan bahwa GPM harus dan akan terus menjadi gereja yang menghamba kepada Kristus sang kepala gereja.

Usai porsesi ibadah, dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung kampus UKIM Suli oleh Ketua BPH Sinode GPM, diikuti Gubernur Maluku Murad Ismail, Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury, Walikota Ambon, Ketua Yayasan Perguruan Tinggi (Yaperti) GPM Thomas Pentury dan lainnya.

Gubernur Maluku dalam sambutannya menguncapkan terima kasih kepada GPM, yang telah mendorong dan membantu tugas-tugas pemerintah dalam mengatasi Covid-19. Sehingga lewat momentum tersebut, GPM dapat terus bertumbuh dan maju untuk terus menyampaikan harapan dan penguatan tentang solidaritas kasih dan kepada umat ditengah pandemi Covid-19.

Menurutnya, salah satu karya GPM dibidang pendidikan adalah UKIM. Bahkan diketahui, kalau saat ini UKIM telah mengalami kemajuan dari masa ke masa, dengan tetap membeikan yang terbaik dalam setiap jejak prestasi.

“Tak lupa juga saya sampaikan selamat HUT kepada civitas akademika UKIM, yang pada tanggal 1 September kemarin merayakan HUT-nya ke-35. Memang bulan September ini merupakan bulan yang luar biasa. UKIM HUT tanggal 1, GPM tanggal 6 dan saya tanggal 11 September. Ini bulan yang luar biasa. Ada ikatan kita semua,” katanya.

Menurutnya, meskipun ditengah pandemi Covid-19, UKIM memiliki progres yang baik. Contohnya peletakan batu pertama UKIM Suli. Semoga UKIM terus melakukan penataan masa depan anak bangsa, khususnya yang ada di Malten. “Ini merupakan sebuah investasi dan kerja jangka panjang yang patut didukung, baik oleh para pendeta dan umat GPM, serta seluruh masyarakat Maluku,” pungkasnya.(RHM)

Comment