by

Umat Katolik Yang Tidak Mau Divaksin, Itu Berdosa

beritakotaambon.com – Uskup Agung Merauke, Mgr. Petrus Canisius Mandagi, yang juga Uskup Administrator Keuskupan Amboina, menyatakan, umat Katolik yang tidak mau divaksin di masa pandemi Covid-19 ini adalah umat yang berdosa.

Pernyataan itu disampaikan Uskup Mandagi dalam perayaan ekaristi kudus penerimaan sakramen Krisma bagi ratusan krismawan dan krismawati dari Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat, Paroki Ratu Rosario Suci Olilit Timur dan Paroki Santo Mathias Saumlaki, yang berlangsung di Gereja Hati Kudus Yesus Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan (Tansel), pekan kemarin.

“Saya garis bawahi lagi, program vaksinasi. Jangan kita akhirnya mengatakan bahwa saya tidak perlu divaksin. Kalau anda tidak mau divaksin, sebenarnya anda berdosa, karena anda akan menjadi sumber dari penyakit bagi orang lain,” ujar Uskup.

Covid-19 ini belum berakhir. Sesuai data, bahwa sekitar dua juta umat manusia yang meninggal karena Covid-19. Jadi umat harus vaksin.

“Orang yang sudah vaksin itu punya kekebalan tubuh yang lengkap. Karena terbukti, umat yang sudah vaksin ketika diserang Covid-19, namun cepat sembuh ketimbang yang belum vaksin,” ungkapnya.

Untuk itu, Uskup Mandagi mengajak seluruh umat Katolik di wilayah KKT untuk segera divaksin, sebagaimana anjuran pemerintah.

Selain vaksin, lanjutnya, umat dituntut untuk tetap menjaga dan mengikuti anjuran pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dalam melakukan aktivitas setiap hari.

Bukan hanya itu, Uskup juga mengimbau kepada para perokok untuk berhenti merokok dan menjaga kesehatan, agar tidak mudah terserang penyakit yang akan membuka ruang bagi virus corona, di saat tubuh kekurangan stamina.

“Jadi, stop merokok. Semoga mereka (perokok) juga bertobat,” tandasnya.

Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Petrus Fatlolon, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengatakan, saat ini Pemda KKT sementara lakukan program vaksinasi bagi seluruh masyarakat.

Kendati tidak merincikan jumlah masyarakat yang telah divaksin, namun dia mengaku, kalau tenaga medis di kabupaten itu masih terus melakukan vaksinasi.

“Saya menghimbau kepada kita semua untuk berpartisipasi aktif. Mari ikut program vaksinasi, supaya kita terbebas dari bahaya penyebaran Covid-19,” pungkasnya.(BTA)

Comment