by

Umroh dan Wisata Rohani Jalan Tahun Ini

Ambon, BKA- Sempat ditiadakan akibat pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi Maluku tetap menganggarkan program Umroh dan Wisata Rohani bagi para pemuka agama di Maluku di tahun ini.

“Tahun kemarin bukan dibatalkan, tetapi ditiadakan karena pandemi Covid-19. Dan di tahun ini program tersebut tetap ada,” ungkap Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Maluku, Aji, kepada awak media di kantor Gubernur, kamis (4/3).

Untuk pelaksanaannya, sebut Aji, pihaknya akan tetap menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Agama (Kemenag) RI.

“Sampai saat ini, kita belum mendapat informasi dari Kementerian Agama. Yang pastinya program tetap jalan, dan telah dianggarkan,” ucapnya.

Disinggung terkait kuota umroh dan wisata religi bagi para pemuka agama, Aji mengaku, jumlah kuota akan sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Yakni 100 orang untuk ustadz, pendeta, guru ngaji yang diusulkan dari lembaga keagamaan. Seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Sinode, Keuskupan hingga ada juga usulan sesuai kebijakan pemerintah daerah.
“Jadi program ini dalam satu paket, jumlah sekian orang. Nanti dalam pelaksanaan baru dibagi, berapa umroh dan berapa wisata rohani ke Yerusalem, sesuai jumlah anggaran,” pungkas Aji. (BTA)

Comment