by

Unpatti Akan Buka Sekolah Latihan

Ambon, BKA- Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon berencana membuka sekolah latihan bagi tingkat SD, SMP, dan SMA, pada tahun ajaran 2021/2022.

Sekolah latihan yang akan dibuka oleh kampus bertajuk Hotumese itu berbeda dengan sekolah pada umumnya. Karena memiliki ciri khusus, yakni, pembelajarannya berbasis riset, yang diarahkan sesuai Pola Ilmiah Pokok Bina Mulia Kelautan Unpatti Ambon.

“Soal riset kan bukan saja bisa dipelajari di tingkat kampus, tapi juga bisa dikembangkan pada jenjang SD, SMP, dan SMA. Jadi sekolah latihan ini akan fokus pada pembelajaran berbasis riset, tapi lebih kepada kemaritiman dan kelautan. Untuk rencana tersebut, maka Rektor Unpatti, Prof. M. J. Sapteno, lewat surat keputusan Rektor Nomor 2119/UN13/SK/2020 telah membentuk tim persiapan pembukaan sekolah latihan Unpatti,” Ketua Tim Persiapan Pembukaan Sekolah Latihan Unpatti, Dr. Anatasija Limba, Sabtu (29/1).

Ada sejumlah kegiatan yang telah dilakukan sejak dibentuknya tim persiapan tersebut sesuai SK rektor Unpatti, kata Limba, diantaranya, melakukan studi banding ke Universitas Negeri Malang dan Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.

Selain studi banding, lanjut Limba, tim juga telah melakukan studi kelayakan, yang melibatkan berbagai stakeholder.

“Kita uji kelayakan, apakah bisa membuka sekolah latihan atau tidak. Dengan melakukan wawancara kepada pihak sekolah, Desa dan Kecamatan, bahkan pengusaha. Hasilnya sudah kita laporkan kepada bapak rektor. Jadi tinggal maksimalkan kesiapan, agar secepatnya kita buka penerimaan siswa baru,” paparnya.

Pihaknya juga telah melakukan Focus Group Discussion (FGD), untuk merumuskan visi dan misi, serta sejumlah kegiatan yang harus dilakukan ketika sekolah ini dibuka.

“FGD akan tetap digelar untuk mematangkan kesiapan pendirian sekolah. Dan itu direncankan awal Februari ini. Kita akan memasukan usulan ke Dinas Pendidikan Kota Ambon untuk pendirian SD dan SMP dan ke Dinas Pendidikan Provinsi untuk usulan pendirian SMA. Setelah itu, barulah dilakukan seleksi untuk tenaga kependidikan dan pendidik,” ujarnya.

Untuk itu, Limba berharap, Rektor Unpatti Ambon segera menetapkan Badan Penyelenggara Sekolah (BPS), agar dapat dilakukan sosialisasi penerimaan siswa baru di seluruh kabupaten kota di Provinsi Maluku, serta melalukan seleksi kepada calon pendidik dan kependidikan.

“Kita berharap, semoga dalam waktu dekat, rektor sudah menetapkan BPS, agar sosialisasi penerimaan siswa baru dapat dilaksanakan, serta melalukan seleksi kepada calon pendidik dan kependidikan. Nah, untuk tahun pertama, yang akan mengajar adalah tenaga dosen, jadi kita akan merekrut tenaga pengajar dari pihak dosen yang memiliki kompetensi untuk setiap jenjang pendidikan. Semoga semua berjalan lancar,” pungkas Limba. (LAM)

Comment