by

Unpatti Tetap Gelar UTBK

Ambon, BKA- Walau saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon tengah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), namun Univeritas Pattimura (Unpatti) Ambon akan tetap menggelar Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2020.

Rencana pelaksanaan UTBK tersebut digelar pada 5 hingga 12 Juli mendatang. Hal itu akan dilaksanakan secara serentak di seluruh perguruan tinggi negeri di Indonesia, sesuai petunjuk Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Kepala Biro (Karo), Akademik, Kemahasiswaa, Perencanaan, Hubungan Masyarakat dan Alumni Unpatti Ambon, Daniel Nanuru, mengatakan, karena UTBK tersebut dilakukan ditengah pandemi Covid-19, maka pelaksanaannya akan mengikuti protokoler kesehatan yang diinstruksikan oleh pemerintah.

“Setiap peserta yang akan mengikuti UTBK, wajib mengenakan masker dan harus dalam kondisi sehat, serta mengikuti prosedur pemeriksaan Covid-19,” terangnya.

Selain itu, ungkapnya, semua hal yang berkaitan dengan pencegahan dan penanganan penyebaran virus itu, sudah disiapkan oleh LTMPT Unpatti Ambon, untuk menyukseskan pelaksanaan UTBK tersebut ditengah pelaksanaan PSBB Kota Ambon.

Ada beberapa lokasi yang akan dijadikan tempat pelaksanaan UTBK tersebut, yakni, ruang registrasi Unpatti, Fakulas Hukum, FMIPA, FKIP, dan Fakultas Kedokteran.

“Rencananya, dalam satu hari dilaksanakan dua kali ujian. Tapi, nanti kita sesuaikan lagi. Karena akan diatur jarak saat di ruangan,” tutur Nanuru.

Khusus bagi calon mahasiswa baru Unpatti Ambon yang akan mengikuti UTBK SBMPTN, namun masih berada di luar Pulau Ambon, katanya, akan diatur sesuai mekanisme yang ada. Namun, prosesnya akan tetap dilakukan secara online.

“Misalnya, anak-anak yang masih ada di kabupaten, akan mengikuti ujian tahap kedua, yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Juli. Jadi kita akan kerja sama dengan Dinas Pendidikan dimasing-masing daerah, untuk siapkan lokasi ujiannya. Karena dengan Covid-19 ini, pasti sulit datang di Ambon untuk ikut ujian. Sehingga harus diatur dengan baik, supaya semua yang daftar untuk UTBK ini bisa ikut ujian. Sebab, dari 2000 lebih yang daftar di tahap pertama ini, ada sekitar 900 pendaftar itu berasal dari luar Pulau Ambon,”jelas Nanuru.

Bahkan, menurut Nanuru, jika pada pelaksanaan tahap pertama dan kedua, pelaksanaan UTBK belum mampu merangkum semua pendaftar, pastinya akan dibuka ujian tahap ketiga.

“Itu pun, kalau ada kendala. Khusus yang sudah terdaftar, tapi karena kondisi alam yang tidak memungkinkan sehingga berhalangan. Bisa ikut tahap ketiga tanggal 30 Juli nanti. Muda-mudahan, tidak ada kendala. Supaya UTBK bisa berjalan lancar. Jadi pelaksanaan UTBK di PTN tetap berlangsung dengan penyesuaian,” tutup Nanuru. (LAM)

Comment