by

Upacara PHI ke-92 Di kabupaten Buru Umasugi: Covid-19 Perparah Kerentanan Ekonomi

Ambon, BKA- Upacara Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-19 Tahun 2020 tingkat Kabupaten Buru digelar di Halaman Kantor Bupati Buru, Selasa (22/12).

Upacara dengan tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju” itu dipimpin Ketua Tim Penggerak (PKK) Kabupaten Buru, Ny Sukmawati R. Umasugi, dengan menerapkan protokol kesehatan, yakni, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Sukmawati R. Umasugi yang membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, mengatakan, masa pandemi Covid-19 telah menempatkan perempuan dalam situasi yang lebih rentan.

“Hal ini tertuang dalam hasil survei UN Women, yang menunjukkan pandemi Covid-19 memperparah kerentanan ekonomi perempuan dan ketidaksetaraan gender, serta dapat mengancam upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG’s),” ujarnya.

Namun, kata dia, dalam situasi serba sulit ini, ternyata tidak menghentikan langkah perempuan Indonesia untuk hadir di garda terdepan. Perempuan turun dan menjadi penggerak sosial, dengan membangun kesadaran masyarakat diberbagai daerah, serta turut menyediakan makanan bagi warga terdampak ekonomi, maupun alat pelindung diri untuk tenaga kesehatan.

“Perempuan juga mengambil peran penting dalam memerangi Covid-19, dengan menjadi tenaga kesehatan, ilmuwan atau peneliti, hingga penjaga bagi keluarganya sendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, Peringatan Hari Ibu , katanya, dirayakan setiap tahunnya sebagai bentuk penghargaan kepada perjuangan perempuan Indonesia dari masa ke masa. Kongres Perempuan I pada 1928 menandai tonggak perjuangan perempuan, dalam mengambil peran di setiap derap pembangunan di Indonesia.

Perempuan mengisi berbagai ruang kontribusi dalam merebut kemerdekaan, menyuarakan berbagai permasalahan, serta turut mencari maupun menjadi solusi untuk mengantar Indonesia ke titik sekarang.

“Maka sangat disayangkan apabila perempuan masih harus menghadapi berbagai ketimpangan, mulai dari mengakses, berpartisipasi, ikut menentukan arah, serta menikmati manfaat pembangunan,” katanya.

Melalui Peringatan Hari Ibu ke-92 Tahun 2020 ini, Menteri P3A berharap, perempuan-perempuan Indonesia sadar betapa berharganya mereka. Sebab mereka tidak pernah berhenti merawat perjuangan para perempuan Indonesia di masa lalu.

“Untuk itu, mari warnai Peringatan Hari Ibu dengan peran, kerja dan karya nyata, dari anda semua untuk Indonesia tercinta. Perempuan Berdaya, Indonesia Maju,” tutupnya.

Usai melaksanakan upacara peringatan Hari Ibu, istri Bupati Buru Ramly Umasugi itu melanjutkan dengan menyerahkan bantuan uang tunai dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebesar Rp 2 juta kepada masyarakat cacat di Kebupaten Buru. Selain itu, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Buru juga memberikan bantuan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) masyarakat terdampak Covid-19.

Turut hadir dalam acara tersebut Staf Ahli I, II dan III Setda Kabupaten Buru, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Buru, Oclaila Sulaiman, S. STP, Kepala Dinas Sosial (Dinsos Kabupaten Buru, La Midi, unsur Forkopimda, anggota TP PKK Kabupaten Buru, serta undangan lainnya. (MSR)

Comment