by

Upah Guru Kontrak dan Honor, Kadisdikbud: Sekolah Harus Bayar Sesuai Juknis

Ambon, BKA- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdik) Provinsi Maluku, Insun Sangadji, menegaskan, upah guru kontrak dan honor tingkat SMA/SMK harus dibayar sesuai petunjuk teknis (juknis), baik pada sekolah negeri maupun swasta.

Sesuai juknis yang tengah disusun oleh Disdikbud Provinsi Maluku dan akan disebarkan kepada semua sekolah penerima dana BOS, upah guru honor dan guru kontrak sama. Tidak dibedakan besarnya, agar tidak ada kecemburuan diantara mereka.

“Juknis untuk semua sekolah yang dapat dana BOS. Karena sekolah swasta juga dapat dana BOS, maka harus mengikuti juknis itu,” tegas Sangadji, Kamis (4/2).

Berbeda, Kepala SMK Muhammadiyah Ambon, Sitti Hajar Tukan, mengaku, masih menunggu hasil keputusan rapat, antara pihak Disdikbud dengan sejumlah pimpinan yayasan. Sehingga dia belum bisa berkomentar.

Namun prinsipnya, Ia akan tetap mendukung kebijakan Disdikbud, sepajang itu bermanfaat bagi pengembangan mutu pendidikan di sekolah.

Yang terpenting, harapnya, semua proses lewat juknis yang sementara dibuat Disdikbud tersebut sudah mendapatkan persetujuan semua pihak, terutama pihak yayasan yang merupakan penanggungjawab sekolah swasta.

“Kemarin kita pertemuan dengan ibu kadis. Di hari yang sama juga, kadis rapat dengan kepala-kepala yayasan. Dan belum ada hasil, yang dalam dalam pengertian, belum diterima dokumen hasil rapatnya. Jadi kita sementara menunggu. Sebagai kepala sekolah yayasan, belum mendengar hasil dari ibu kadis dan yayasan. Mungkin satu atau dua hari ini, kita sudah bisa mendapatkan hasilnya. Jadi untuk ini, saya belum bisa banyak berkomentar sampai ada informasi jelas soal upah guru kontrak dan honor, khusus untuk sekolah swasta seperi SMK Muhammadiyah,” jelas Tukan. (LAM)

Comment