by

Urus SIKM, 35 Pelaku Perjalanan Ditolak Pemkot Ambon

Ambon, BKA- Tidak masuk dalam kriteria, 35 orang pelaku perjalanan yang hendak melakukan pengurusan Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) Kota Ambon, Ditolak oleh Pemerintah Kota (Pemkot).

Dari 35 orang tersebut, 18 orang diketahui hendak mengurus surat masuk. Sementara 17 orang lainnya akan membuat surat keluar kota Ambon. Sehingga diduga, tujuan pembuatan SIKM tersebut untuk mudik Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah (2021).

Sementara itu, ada SIKM yang telah disetujui Pemkot Ambon berjumlah 140. Yang terdiri dari surat keluar sebanyak 91, dan surat masuk Ambon berjumlah 49 orang. Ratusan pelaku perjalanan ini, diketahui sebagai perjalanan dinas, mengunjungi keluarga terdekat yang sementara sakit atau hamil.

Alasan mereka membuat SIKM dinilai sangat jelas. Sehingga Pemkot Ambon menyetujui SIKM sebagai persyaratan utama dalam melakukan perjalanan keluar atau masuk ke Kota Ambon.

Koordinator Fasilitas Umum Satgas Covid-19 Kota Ambon, Richard Luhukay mengaku, pemberlakuan SIKM merupakan tindak lanjut Pemkot terkait Surah Edaran (SE) Gubernur Maluku.

“SIKM di Kota Ambon ini sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Maluku. Itu juga ada arahan dari Pak Presiden kepada seluruh pemerintah di provinsi, kabupaten dab kota yang ada di Indonesia. Hal ini untuk mengendalikan Covid-19 kepada masyarakat saat masa mudik jelang Hari Raya Idul Fitri,” terang Luhukay, saat ditemui wartawan, Jumat (7/5).

Dia menjelaskan, dalam edaran gubernur itu, Pemkot Ambon tidak boleh memberikan SIKM kepada warga yang tidak melakukan perjalanan dinas dan tidak punya keperluan mendesak. Seperti mengunjungi keluar dekat yang sakit atau hamil.

“Tidak ada keperluan mendesak, seperti keluarga dekat. Misalnya seperti saya punya mama atau bapa itu sakit harus ada keterangan dari dokter atau keterangan dari rumah sakit dan puskesmas terdekat. Begitupun dengan keluarga yang meninggal. Yang meninggal ini siapa dulu, jadi kalau bukan keluarga, maka tidak diberikan SIKM, ” bebernya.

Luhukay menilai, apa yang dilakukan pemerintah kota saat ini, semata-mata untuk kebaikan masyarakat dan Kota Ambon. Sehingga tidak terjadi peningkatan kasus Covid-19. “Semua ini untuk kebaikan bersama. Saya harap dengan upaya pemerintah saat ini, kita bisa keluar dari ancaman Covid-19 ini,” pintanya. (IAN)

Comment