by

Usai Dirapid test, 19 Kepsek Reaktif

Ambon, BKA- Sebanyak 19 Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dinyatakan reaktif usai dilakukan rapid test, saat ingin menghandiri acara serah terima jabatan Kepsek di ruang Vlisingen, lantai II Balai Kota, pekan kemarin.

Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Fahmy Salatalohy, saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (10/1). Menurutnya, ada 24 Kepsek tingkat SD dan SMP yang sebelumnya diundang untuk dilakukan serah terima jabatan dari Walikota Ambon, Richard Louhenapesy.

Yakni sesuai kebijakan protokol kesehatan, sambung Fahmy, sebelum masuk dalam ruang Vlisingen, puluhan kepsek tersebut wajib dirapid test oleh petugas kesehatan yang ada. Dan dari 24 Kepsek yang di rapid, ada 19 kepsek yang hasilnya reaktif.

“Menindak lanjuti surat pengangkatan Walikota Ambon terhadap guru dan Kepsek sekota Ambon, seluruh kepsek yang dilantik datang ke Balai Kota untuk melakukan serah terima jabatan. Dari 24 kepsek yang malakukan rapid test, 19 orang reaktif,” beber Fahmy.

Diakuinya, para kepsek yang hasil rapid testnya dinyatakan reaktif, telah diinstruksikan untuk dilakukan test swab. Sehingga bisa mengetahui, apakah benar terpapar Covid-19 atau tidak.

Dijelaskan, mereka yang reaktif itu, langsung dipulangkan saat prosesi serah jabatan tersebut. Langkah ini diambil, guna mencegah penularan Covid-19 dari orang yang belum terpapar virus mematikan itu.

“Dari kepsek yang telah reaktif itu dipulangkan dan menyampaikan kepada keluarga mereka, besok (hari ini) mereka akan lakukan swab tes,” tandasnya.

Sekedar tahu, serah terima jabatan tersebut, tetap dilanjutkan, bagi mereka yang hasil rapid test dinyatakan non reaktif. Prosesi serah terima jabatan ini juga berjalan lancar, dengan mengedepankan protokol kesehatan. (IAN)

Comment