by

Usia 12-18 Tahun Mulai Divaksin

AMBON-BKA, Pemerintah Kota Ambon lewat Dinas Kesehatan telah menyiapkan program vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak dengan dengan usia 12-18. Penyuntikan vaksin ini, bahkan telah diberlakukan bagi para atlet anak-anak usia tersebut di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ambon, Selasa (3/8).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinskes) Kota Ambon, Wendy Pelupessy mengaku, vaksinasi yang diperuntukan bagi anak dibawah 18 tahun ini sudah bisa dilakukan di sejumlah puskesmas yang ada. Jenis vaksin yang akan digunakan, yakni Sinovac.

“Vaksin yang di gunakan adalah vaksin Sinovac, untuk anak umur 12 tahun hingga 18 tahun. Dan sudah tersedia di puskesmas-puskesmas,” ungkap Wendy kepada wartawan.

Baca juga:
Kemensetneg Keluarkan Juknis Peringatan HUT RI

Dijelaskan, proses vaksinasi telah dilakukan untuk para atlet anak-anak di Dispora. ” Kita melakukan vaksinansi kepada para atlet, yang juga di bawah 18 tahun. Dan ada juga beberapa mulai dari 12 hingga 17 tahun. Dan semuanya telah di vaksin,” sebut dia.

Ia menambahkan, vaksin untuk anak dibawah umur ini sudah bisa di lakukan walaupun masih dipusatkan puskesmas. Namun apabila di sekolah-sekolah yang bersedia, pihaknya akan melakukan vaksinasi massal bagi para siswa-siswa di sekolah.

“Kami sudah lakukan, walaupun memang masih dilakukan di puskesmas-puskesmas. Ketika sekolah-sekolah yang bersedia menyiapkan muridnya, kami akan lakukan di sekolah-sekolah,” tuturnya.

Wendy juga menegaskan, jika ada murid yang ingin melakukan vaksinasi, wajib memiliki surat ijin dan persetujuan dari orang tua.

“Setiap murid yang mau divaksin, harus membawa surat persetujuan dari orang tua. Tapi yang penting setiap murid yang mau divaksin harus membawa surat keterangan ijin dari orang tua, yang ditandatangani langsung oleh orang tua. Karena tanggung jawab dan hukum anak-anak, masih di bawah orang tua,” tuturnya.

Dan jika tidak ada surat ijin dan persetujuan dari orang tua, lanjut dia, maka dinas kesehatan tidak akan melakukan vaksinasi kepada anak tersebut.

“Surat ijin orang tua itu sebagi info konsen. Karena ketika seseorang yang mau di ambil tindakan, harus ada persetujuan dari orang tua. Jadi kita tidak mau lakukan vaksinasi kalu tidak ada surat keterangan orang tua. Agar jangan sampai di kemudian hari, ada yang sampaikan bahwa petugas tidak mau lakukan vaksinasi untuk anak-anak mereka,” pungkasnya.

Ia berharap, program vaksinasi bagi anak dibawah 18 tahun ini bisa dilakukan dengan baik. Agar angka positif di kota bertajuk Manise ini dapat ditekan dan terbebas dari pandemic Covid-19. (MG-2)

Comment