by

Vaksinasi di MBD Capai 30,8 Persen

beritakotaambon.com – Per 10 Oktober 2021 lalu, program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) telah mencapai 30,8 persen, dari total jumlah sasaran 60.644 jiwa.

Sasaran vaksinasi itu terdiri dari tenaga kesehatan, lanjut usia, petugas publik, masyarakat rentan dan masyarakat umum, termasuk anak-anak usia 12 tahun sampai 17 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan MBD, A. W. Loyra, mengatakan, capaian hasil peran aktif seluruh pihak, yakni, pemerintah daerah, perguruan tinggi, organisasi sosial maupun TNI-Polri, sehingga keyakinan masyarakat untuk mengikuti vaksin semakin meningkat.

Kepala Dinas Kesehatan MBD, A. W. Loyra

“Seluruh pihak yang terlibat, terus berupaya untuk meningkatkan keyakinan masyarakat tentang pentingnya vaksin, untuk terciptanya kekebalan tubuh kelompok atau herd immunity melalui giat-giat sosialisasi,” ungkap Loyra, Rabu (13/10).

Hal ini juga tidak terlepas dari peraturan pemerintah, yang mensyaratkan sertifikat vaksin sebagai salah satu kelengkapan administrasi, khususnya bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan. Sehingga masyarakat mulai menganggap vaksin sebagai kebutuhan yang patut dilakukan.

Menurutnya, dari 30,8 persen masyarakat yang telah divaksin tersebut, ada yang baru mengikuti penyuntikan vaksin dosis pertama sebanyak 18.717 orang, dan dosis kedua sebanyak 8.628.

Baca juga: Capaian Vaksinasi di Ambon 74,9 Persen

Memang, akuinya, pelaksanaan vaksinasi itu belum menyentuh seluruh masyarakat MBD. Baru masyarakat di lima pulau yang tersentuh program tersebut. Diantaranya, Pulau Moa, Pulau Kisar, Pulau letti, Pulau Babar dan Pulau Wetar. Sedangkan beberapa pulau lainnya, baru tenaga kesehatan yang telah divaksin.

Baca juga: Tim Pemakaman Jenazah Covid Belum Terima Insentif 4 Bulan

Loyra mengungkapkan, penyebab belum semua pulau tersentuh program vaksinasi itu, karena untuk sementara Pemkab MBD masih fokus pada pulau-pulau yang memiliki jumlah penduduk lebih banyak.

“Untuk wilayah lain, khususnya untuk Kecamatan Masela, Kecamatan Mdona Hyera dan Kecamatan Dawelor-Dawera, nantinya akan disesuaikan dengan alokasi vaksin, mengingat letak geografis kabupaten MBD yang terdiri dari pulau-pulau, sehingga pelaksanaan serbuan vaksin akan dilakukan bertahap, agar dapat disesuaikan dengan anggaran yang tersedia,” pungkasnya.(GEM)

Comment