by

Vaksinasi Massal Tidak Capai Target

Target 75.000 orang untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 secara gratis lewat vaksinasi massal, tidak dapat dicapai Dinas Kesehatan Kota Ambon. Vaksinasi massal yang dilakukan selama 13 hari di Tribun Lapangan Merdeka Ambon ini, hanya dihadiri 51.000 orang.

“Target kita 75 ribu. Tapi yang sudah divaksin hanya 51 ribu orang,” beber Kepala Dinas Kesehatan, Kota Ambon, Wendy Pelupessy, kepada Wartawan di Balai Kota, Selasa (1/6).

Diakuinya, akan kembali melakukan koordinasi dengan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy terkait pelaksanaan vaksinasi massal lanjutan. “Untuk vaksinasi massal lanjutan kepada warga Kota Ambon yang belum menerima vaksin, nanti kita koordinasikan dengan pimpinan (walikota) lagi,” terangnya.

Wendy menilai, yang pasti pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin agar bisa dapat memenuhi target dimaksud. “Kita upaya 70 persen warga harus tervaksinasi,” sebutnya.
Dijelaskan, saat ini vaksinasi gratis masih berlaku kepada warga sipil. Tetapi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai swasta tidak lagi. Yang mana akan dikenakan tariff sekitar Rp 800.000 , jika mereka ingin melakukan vaksinasi.

“Semua itu tertuang dalam surat edaran Menteri Kesehatan. Jadi ASN dan pegawai swasta atau para pengusaha harus bayar kalau mau vaksin,” tandasnya.
Mantan Kepala Puskesmas Waihaong ini menambahkan, semua semua kebijakan terkait pelaksanaan vaksin dan sebagainya, ada pada walikota. “Jadi semua ini tergantung keputusan pimpinan. Gratis atau tidaknya semua kebijakan ada pada pimpinan. Bukan di kami, makanya kami akan berkoordinasi lagi, ” sebutnya.

Sekedar tahu, vaksinasi massal yang dilakukan di Lapangan Merdeka itu, telah selesai sejak Senin 31 Mei 2021 kemarin. (IAN)

Comment