by

Waepotih Prioritaskan Penguatan Penanganan Covid-19

BURU-BKA, Penggunaan Dana Desa (DD) tahap I 2021 di Desa Waepotih, Kecamatan Waplau, diprioritaskan untuk penguatan pencegahan Covid-19.

Kebijakan tersebut sebagai bentuk tindak lanjut Surat Edaran Kementerian Keuangan RI Nomor 2 Tahun 2021 dan Instruksi Kementerian Desa/mendesa Nomor 1 Tahun 2021, yang menyebutkan minimal 8 persen dari Dana Desa dialihkan untuk penanganan Covid-19.

Penjabat Kepala Desa (Kades) Waepotih, Elfis Batuwael, mengatakan, melalui kebijakan tersebut, ada dua hal yang menjadi prioritas dalam penggunaan DD 2021. Yaitu, mengurangi dampak sosial dan ekonomi masyarakat, serta melakukan pencegahan atau penanganan Covid-19.

Penjabat Kepala Desa (Kades) Waepotih – Elfis Batuwael

“Jadi sesuai dengan surat edaran dari KMK itu, bahwa penggunaan dana desa minimal 8 persen dialokasikan untuk penanganan Covid-19. Ditahap I ini, semua kita alihkan untuk penangan Covid-19. Kemungkinan di pencairan tahap II, baru ada program lain,” kata Elfis, kepada BeritaKota Ambon, baru-baru ini.

Baca juga: Program Pembangunan Desa Masarete Tunggu DD Tahap II

Dalam perealisasian DD tahap I, Pemdes Waepotih melakukan pengadaan berbagai perlengkapan untuk kebutuhan penanganan Covid-19, seperti, pengadaan masker, hand sanitizer, dan westafel yang di pasang di tempat-tempat umum.

Tak hanya itu, Pemdes Waepotih juga melakukan berbagai kegiatan sosial yang mendorong kesadaran warga untuk menaati kebijakan pemerintah, yang berkaitan dengan pencegahan penyebaran Covid-19. Misalnya, melakukan sosialisasi mengenai bahaya Covid-19, pentingnya program vaksinasi, penerapan protokol kesehatan, serta Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Desa Waepotih.

Baca juga: Pemdes Kubalahin Bagi BLT Bulan Pertama

“Yang penting simbol-simbol untuk mendukung program pemerintah ini kan ada, seperti, pemberitahuan atau sosialisasi kepada masyarakat, kemudian dari desa juga kami adakan pembagian masker gratis dan penerapan prokes. Itu kami tetap jalankan, walaupun belum ada yang terkonfirmasi Covid-19. Tetapi tindakan untuk mewaspadai itu kan tetap dijalankan,” pungkasnya. (MG-1)

Comment