by

Wagub: Kehadiran Blok Masela Jangan Timbulkan Fanatisme Suku

Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Nathaniel Orno, berharap, kehadiran Blok Masela di perairan laut tenggara Provinsi Maluku, jangan sampai menimbulkan fanatisme suku. Sebaliknya, kehadiran Blok Masela dapat menyatukan seluruh masyarakat Maluku.

“Ini tidak boleh memisahkan kita,” kata Orno, saat menjadi narasumber pada diskusi publik yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Pemuda Lelemuku (HIMAPEL) KKT-Ambon, di Baileo Cafe Poka, Rabu (30/6).

Menurutnya, jelang pengoperasian Blok Masela, harus ada penyiapan mentalitas generasi muda Maluku. Opsi ini perlu disosialisasikan oleh setiap pemangku kepentingan. Entah dilakukan oleh pemerintah, swasta, LSM, tokoh masyarakat/agama dan lainnya.

“Kita tidak hanya berpikir ekonomi. Kita juga harus berpikir soal bisa terjadinya pergeseran nilai-nilai budaya (Akibat masuknya budaya dari daerah lain). Itu bisa saja terjadi. Saya berharap, ini menjadi tanggung jawab semua pihak,” kata Orno.

Untuk itu, lanjutnya, HIMAPEL harus menjadi motivator dan inisiator, untuk mencerahkan cara pandang masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan MBD, kalau Blok Masela merupakan milik masyarakat Maluku.

“Tanimbar harus teduh dan tenang dari konspirasi. Hal ini agar para investor bisa tertarik membuka usaha disana. Persis ini jadi (pengelolaan blok Masela, red-), mereka (investor, red-) mungkin siap-siap membuka restoran atau usaha lainnya. Dan ini menyerap tenaga kerja,” terang Orno.

Mantan Bupati Kabupaten MBD tersebut menjelaskan, pemerintah pusat telah menetapkan Blok Masela sebagai Proyek strategis nasional. Bahkan Pemprov Maluku telah memperoleh persetujuan PI 10 persen, sesuai Permen ESDM Nomor 37 Tahun 2016, tentang Ketentuan Penawaran PI 10 persen pada Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi.

“Dalam upaya penyiapan sumber daya manusia, maka pemerintah daerah telah memberikan dukungan, berupa beasiswa S1 Geologi di Univesitas Padjajaran, dan kerjasama dengan PT. Petrotekno untuk pelatihan tenaga terampil dan penyiapan SDM,” ungkapnya.

Semua itu dilakukan Pemprov Maluku, katanya, agar Blok Masela dikelola secara baik. Sehingga berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Maluku, termasuk masyarakat di Kabupaten KKT.

“Saya mengajak kepada saudara-saudara yang tergabung dalam HIMAPEL, agar bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pengoperasian Blok Masela, yang tidak lama lagi akan berjalan,” tutupnya.(MG-2)

Comment