by

Wagub Lantik 8 Pejabat Administrtor dan Pengawas

Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Nathaniel Orno resmi melantik 8 pejabat pimpinan tinggi pratama administrator dan pengawas di lingkup Pemprov Maluku, di lantai VII kantor Gubernur, Rabu, (7/7).

Wagub mengatakan, pelantikan pejabat struktural yang dilakukan kemarin, merupakan lanjutan dari kebijakan penataan birokrasi untuk mewujudkan birokrasi kuat dan profesional, yang mampu menerjemahkan dan mewujudkan visi misi pemerintah daerah.

“Apalagi, kita telah memasuki tahun ketiga periode kepemimpinan pemerintahan 2019-2024,” tutur Wagub.

Ia melanjutkan, jajaran birokrasi Pemprov Maluku harus mampu menghadapi persaingan dengan terobosan baru. Kuncinya adalah kecepatan kreativitas dan inovasi. Harus berani mengambil jalan perubahan, melakukan reformasi dan meninggalkan pola pikir lama.

“Tidak boleh ada lagi kerja linear dan rutinitas birokrasi. Harus berubah dan berbenah, salah satunya melalui penataan birokrasi. Oleh sebab itu penataan birokrasi ini harus dimaknai sebagai kebutuhan organisasi untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah,” sebutnya. .

Mantan Bupati MBD ini, juga menginstruksikan tiga hal strategis kepada kedelapan pejabat yang baru dilantik. Pertama, mereka harus terpanggil untuk mengambil peran sesuai tugas pokok dan fungsi, juga bekerja lebih cerdas dan cepat dalam membantu penanganan Covid-19.

Kedua, melakukan pembaharuan dalam bidang tugas masing-masing. Menciptakan terobosan dan inovasi sebagai percepatan pembangunan dan kemajuan daerah serta kemaslahatan masyarakat. Hal ini untuk meningkatkan indeks inovasi daerah. Dan ketiga, junjung tinggi integritas sebagai pejabat publik serta pegang teguh sumpah janji.

Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Tidak hanya kepada pemerintah, negara dan masyarakat tetapi juga kepada Allah SWT Tuhan yang Maha Kuasa, pesannya.

Sekedar tahu, delapan pejabat tersebut diantaranya, dr. Meikyal Pontoh, sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi Maluku/II.a, Nomor SK 325 Tahun 2021/5 Juli 2021. Muhammad Syukur Assel, sebagai Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Maluku/III.a, Nomor SK326 Tahun 2021/5 Juli 2021.

Kemudian, Raden Affandy Zarkasyi Hasanussi, sebagai Kepala Bagian Reformasi Birokrasi dan Akuntabilitas Kinerja pada Biro Organisasi Setda Provinsi Maluku/III.a, Nomor SK 326 Tahun 2021/5 Juli 2021. Meiskel Saiya sebagai Sekretaris pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Maluku/III.a, Nomor SK 326 Tahun 2021/5 Juli 2021. Ferlly Patricia Kho, sebagai Kepala Sub Bagian Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan pada Sekretariat Dinas Pariwisata Provinsi Maluku / IV.a, Nomor SK 326 Tahun 2021/5 Juli 2021.

Selanjutnya, Marlein Titing, sebagai Kepala Seksi Pemasaran, Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Hubungan Antar Lembaga pada Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Provinsi Maluku/IV.a, Nomor SK 326 Tahun 2021/5 Juli 2021. Ineke Theresia Samua, sebagai Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Umum pada Sekretariat Dinas Pariwisata Provinsi Maluku/IV.a, Nomor SK 326 Tahun 2021/5 Juli 2021. Dan terakhir, Rahmadi Bandjar sebagai Kepala Seksi Analisa dan Strategi Pemasaran pada Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi Maluku/IV.a, Nomor SK 326 Tahun 2021/5 Juli 2021. (MG-2)

Comment