by

Waiheru Anggarkan Bangun Wisata Mangrove

Ambon, BKA- Pemerintah desa Waiheru, kecamatan Teluk Ambon berencana bangun wisata mangrove atau wisata bakau.

Waiheru merupakan salah satu desa yang memiliki hutan bakau disepanjang lautnya. Pemdes melihat peluang ini sebagai potensi wisata yang perlu dikembangkan.

Untuk itu pemdes berencana membangun wisata dari anggaran dana desa dan dengan bekerja sama dengan instansi terkait. Hal ini diakui oleh kasie pemerintahan desa Waiheru Rahmat Rakasima.

“Yang ingin kami jalankan ditahun ini wisata mangrove. Secara geografis di Teluk Ambon ini itu desa Waiheru dan Passo memiliki hutan mangrove. Untuk itu kita anggarkan bangun wisata mangrove,” pungkas Rahmat Rakasima kasie pemerintahan desa Waiheru.

Untuk itu pemdes Waiheru sudah membicarakan rencana tersebut dengan beberapa instansi terkait. Misalnya kementerian desa, dan Universitas Pattimura ( Unpatti).

“Kami juga sudah mempersiapkan segala hal untuk membangun wisata mangrove ini. Mulai dari mengajak beberapa instansi untuk bekerja sama. Ada kementerian desa dan juga unpatti dan beberapa lihak lain,” jelasnya.

Anggaran yang direncanakan oleh pemdes untuk pembangunan diperkirakan 300 juta. Diakui juga bahwa sudah ada satu tempat wisata mangrove di desa Waiheru. Namun pengelolaan tempat wisata tersebut bukan dari pemdes. Pemdes sudah merencanakan titik lain untuk membuat wisata mangrove yang dikelola desa.

“Kami rencana anggarkan sekitar 300 juta untuk pembangunan nantinya. Memang ada satu tempat wisata yang dikelola warga. Tapi yang kami rencanakan titiknya yaitu dipesisir pantai yang sebelumnya pernah dilakukan pencanangan desa tangguh oleh pemerintah kota. Kami mulai dari titik nol tersebut,” tutupnya. (BKA-1)

Comment