by

Waktu Operasional Rumah Makan Akan Dicabut

Selama bulan suci Ramadan 1442 H (2021) kemarin, Pemerintah Kota Ambon telah memperpanjang waktu Operasional bagi tempat-tempat usaha. Karena Ramadhan telah selesai, maka waktu operasional akan dicabut.

Pencabutan terhadap jam operasional bagi tempat usaha makanan maupun sejenisnya itu, mulai berlangsung pada pekan depan. Semua itu untuk mengembalikan aktivitas masyarakat seperti biasa sebelum Ramadhan.

“Saat ini, pemilik tempat usaha itu masih beroperasi dengan aturan yang berlaku pada bulan suci bagi umat muslim di Kota Ambon. “Sekarang masih dengan seperti bulan suci kemarin. Tempat-tempat usaha beroperasi dari 08.00 sampai 02.00 WIT,” ungkap Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Ambon, Joy Adriansz, kepada wartawan, Rabu (19/5).

Karena masih dalam nuansa Lebaran Idul Fitri 14421 (2021), kata Joy, pihaknya belum bisa mencabut peraturan beroperasi bagi tempat-tempat usaha. “Kemungkinan pekan depan kita cabut. Sebab, sekarang masih dalam suasana Lebaran, ” terangnya.

Untuk melakukan pencabutan waktu beroperasi itu, pihaknya akan melakukan rapat evaluasi. “Setelah rapat evaluasi, maka rumah makan, cafe, rumah kopi, restauran, warung dan usaha sejenis lainnya, hanya diberikan waktu operasional mulai dari pukul 08.00 WIT, hingga 19.00 WIT, begitu juga dengan SPBU dan angkot, ” cetusnya.

Dikatakan, Pemerintah Kota Ambon sejak Ramadhan, telah memberikan kelonggaran terhadap tempat usaha, kuliner malam, SPBU, dan angkutan kota, untuk beroperasi lebih lama dari hari biasanya. Namun saat ini perijinan itu harus dicabut.

Sekedar tahu, perpanjangan waktu operasional Rumah Makan, cafe,restoran, warung/usaha sejenis itu, telah tertera dalam Surat Edaran (SE) Walikota Ambon nomor 451.13/04/SE/2021 tertanggal 13 April 2021 lalu.

Mengingat bulan Ramadhan telah selesai, dan Kota Ambon sedang dalam upaya keluar dari zona kuning menuju hijau, maka Satuan Tugas Covid-19 bakal memperketat lagi pengawasan terhadap berbagai tempat usaha, salah satunya dengan cara memangkas waktu beroperasi. (IAN)

Comment