by

Walikota Ambon Minta Maaf

Mewakili pemerintah, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy meminta maaf kepada seluruh masyarakat atas segala kebijakan yang telah diberlakukan, guna memutus pandemi Covid-19 di kota bertajuk Manise ini.

Salah satunya terkait instruksi walikota nomor 2 tahun 2021 terkait perketat mobilisasi dan kegiatan masyarakat, yang mulai diberlakukan hari ini.

“Saya mau minta maaf kalau besok Pemkot telah menerapkan intruksi walikota nomor 2 ini. Saya minta maaf kalau Pemkot lewat Satgas harus tegas,” ungkap Richard, saat menggelar konfrensi pers, di tribun Lapangan Merdeka Ambon, Rabu (7/7).

Walikota dua periode ini menilai, dalam intruksi sudah jelas terkait berbagai hal yang dibatasi dan diharuskan. “Apa yang dibolehkan dan tidak dibolehkan, saya rasa itu sudah dijelaskan beberapa hari kemarin,” sebutnya.

Diakuinya, tidak ada maksud lain dalam intruksi tersebut. Kebijakan itu merupakan sesuatu yang sudah menjadi keharusan, mengingat jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 makin meningkat. Sehingga semua masyarakat bisa paham dan mendukung apa yang sudah menjadi keputusan Pemkot Ambon. Sebab semua kebijakan yang diambil untuk kebaikan bersama.

Sekedar tahu, dalam penerapan intruksi Walikota itu, semua pintu masuk ke Kota Ambon akan dijaga tim Satgas Covid-19. Warga diijinkan masuk atau keluar bila mengantongi kartu vaksin atau hasil swab pcr yang dinyatakan negatif.

Tak hanya itu, semua tempat hiburan, baik karoke, bioskop dan wisata akan ditutup secara serentak. Sementara rumah makan dan tempat kuliner malam diijinkan beroperasi, tetapi tidak melayani makan ditempat.

Sementara untuk resepsi pernikahan juga tidak boleh digelar, karena dinilai menimbulkan kerumunan masyarakat. Sehingga bisa berdampak besar terhadap penularan virus mematikan yang masih mewabah di Kota ini. (IAN)

Comment