by

Walikota Berikan Sanksi Teguran ke SD 40

 

Ambon, BKA- Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengaku, telah melihat berkas SD Negeri 40 yang diserahkan oleh BKD Ambon. Sekolah yang melanggar protokol kesehatan dengan melakukan belajar tatap muka saat penerapan PSBB ini, akhirnya diberikan sanksi yang hanya bersifat teguran.

“Itu sudah ada dalam catatan. Yah itu sanksinya cuman teguran,” sebut Richard kepada wartawan, usai menghadiri kegiatan di kawasan RT.04, Kelurahan Ahusen, kecamatan Sirimau, Senin (26/10).

Menurut dia, SD Negeri 40 telah melakukan pembelajaran tatap muka di tengah pandemi Covid-19. Padahal Pemerintah Kota belum mengizinkan proses belajar mengajar secara tatap muka.

Diberitakan sebelumnya, Kepala BKD Kota Ambon, Benny Selanno mengatakan, pihaknya akan melihat, masalah tersebut. Karena perbuatan yang dilakukan pihak SD N 40, itu sengaja melanggar aturan.

Bagaimana tidak, sebagai ASN tentunya mengetahui apa yang diinstruksikan oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

Bahkan Benny mengaku, dari proses belajar tatap muka tersebut, ada sejumlah siswa yang tidak menggunakan masker.

“Walikota itu pejabat pembina kepegawaian dan seluruh ASN tunduk dan menghormati, loyal dan punya tanggung jawab. Artinya itu melanggar titah raja,” sebutnya.

Ditanya terkait jenis sanksi yang nantinya diberikan kepada pihak SD dimaksud, Benny mengaku, semua tergantung putusan walikota.

“Kan ada tiga. Teguran lisan, teguran berat. Kita lihat dari perbuatan, saya bilang itu terlepas dari apa pun,” pungkas Benny belum lama ini (BKA-1).

Comment