by

Walikota Diminta Evaluasi Lurah Nusaniwe

Ambon, BKA- Walikota Ambon, Richard Louhenapessy diminta untuk segera mengevaluasi Syane Kaya selaku Lurah Nusaniwe, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Lurah Nusaniwe dinilai tidak layak dipertahankan dari jabatannya lantaran tidak taat terhadap aturan, salah satunya proses pemilihan RT.

Ketua RT.002/RW01, Tos Souisa mengaku, Lurah Nusaniwe tidak menjalankan peraturan daerah (Perda) Kota Ambon nomor 6 tahun 2018 tentang Pemilihan RT. Pasalnya, dalam proses pemilihan RT di kelurahan Nusaniwe, panitia yang dibentuk bukan atas rekomendasi RT. Melainkan panitia yang dibentuk kelurahan.

“Saya kan mewakili kelurahan ke DPRD untuk mengikuti pembahasan Perda ini. Dalam perda menyatakan, pembentukan panitia untuk pemilihan RT itu di tingkat RT bukan ditingkat kelurahan. Kemudian yang berhak memilih RT itu juga hanya satu orang dari nama yang terterah dalam Kartu Keluarga,” ungkap Souisa yang didampingi RT.002/RW.004, Jhon Embuy, kepada koran ini, Kamis (24/9).

Parahnya, informasi pemilihan RT sudah disampaikan kepada Lurah. Hanya saja, Lurah Nusaniwe bersikeras dan tidak menindaklanjuti amanat yang bertuang dalam Perda dimaksud.
“Nyatanya, Lurah bentuk panitia di luar struktur kepengurusan RT. Yang jadi pertanyaan, ada kepentingan apa dibalik ini,” heran dia.

Hal ini, ujar dia, pernah disampaikan dalam forum rapat ditingkat lurah. Saat itu, dirinya membantah semua kebijakan lurah karena telah menyalahi aturan yang tertera dalam perda tersebut.

“Waktu kita rapat bulan Agustus 2020 kemarin, saya sudah sampaikan bahwa lurah tidak boleh mengambil langkah seperti itu. Masa aturan pemilihan RT, seorang lurah tidak paham. Makanya harus walikota Ambon evaluasi Lurah Nusaniwe. Hal ini membuat ada sebanyak 9 RT sampai kini belum melaksanakan pemilihan. Karena terkendala aturan yang dikeluarkan lurah. Padahal arahan Sekkot Ambon, harus dilakukan pemilihan secepatnya,” bebernya.

Tidak hanya itu, sebut Souisa, kesalahan besar yang dilakukan lurah telah membentuk panitia relawan Cavid 19 di tingkat lurah. “Mereka tidak melibatkan pengurus-pengurus diingkat RT, namun mengambil orang-orang dari luar. Saya mau bilang, apa maksud lurah bentuk panitia relawan di kelurahan tanpa libatkan RT. Ada apa dibalik ini. Harap pak walikota segera evaluasi Lurah Nusaniwe,” harap souisa. (SAD)

Comment