by

Walikota Jadi Pembicara di Kementerian LHK

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy diundang menjadi salah satu pembicara pada Talkshow Penganugerahan Penghargaan Nirwasita Tantra dan Green Leadership, Gedung Manggala Wana Bakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Jakarta, Selasa (15/6).

Talkshow yang berlangsung dibawah sorotan tema “Peran Kepala Daerah Sebagai Green Leaders Dalam Meningkatan Green Economy” ini dipandu oleh News Anchor, Zilvia Iskandar.

Selain walikota Ambon, pembicara lain pada talkshow tersebut yaitu Gubernur DKI Jakarta yang diwakili Plt. Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Lingkungan Hidup dan Tata Ruang, Vera, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X , dan Walikota Madiun, H. Maidi.

Talkshow itu disaksikan secara langsung oleh Menteri LHK, Siti Nurbaya, Wakil Menteri dan Sekjen KLHK. Dalam Talkshow, walikota menjelaskan salah satu program prioritas Pemkot Ambon yaitu harmonisasi sosial.

Menurut Richard, dengan semakin tuanya sebuah kota, maka otomatis akan berdampak pada lingkungan yang ada. Apalagi ada penambahan penduduk yang terus terjadi.
“Program harmonisasi sosial, bukan hanya soal manusia dan manusia, tetapi juga adalah manusia dengan alam. Sebab jika alam kita jaga, maka alam juga akan memberikan dampak positif kepada manusia,” tutur Richard, lewat rilis Media Center Pemkot Ambon kepada koran ini.

Politisi Golkar ini menilai, cara lain yang dilakukan adalah mengedukasi masyarakat dengan terlibat langsung dalam pembersihan lingkungan.

“Kita, baik saya, pak wakil walikota, sekretaris, seluruh pejabat dan pegawai, turun ke masyarakat untuk membantu membersihkan lingkungan. Hal itu menjadi salah satu kunci untuk menjaga alam dan lingkungan di Kota Ambon, yaitu melibatkan seluruh lapisan masyarakat secara aktif,” tandasnya.

Terkait keterlibatan kaum milenial di Kota Ambon dalam pelestarian lingkungan, walikota dua periode ini menyebutkan, komunitas masyarakat yang pro lingkungan di Kota Ambon juga terbangun dengan baik.
“Saya kasih contoh, salah satu komunitas di Kota Ambon dengan nama Green Mollucas, yang terdiri dari kaum milenial, mereka terbukti sangat mempedulikan kebersihan lingkungan. Dan ini sangat baik untuk Ambon dan Maluku,” terang Walikota.

Ia menambahkan, kelompok pemuda di Ambon, punya inisiatif sendiri untuk peduli terhadap lingkungan. “Dan ini berkat sosialisasi yang terus menerus dari kementerian, media dan juga yakni kesadaran yang timbul dari masing-masing orang,” pungkasnya. (IAN)

Comment