by

Walikota : Jangan Bilang “Beta Ambon” Kalau Tidak Pakai Masker

Ambon, BKA- Walikota Ambon, Richard Louhenapessy menyinggung masyarakat Kota Ambon untuk tidak berbangga diri dengan menyebut Beta (Saya) Ambon, jika belum menggunakan masker. Sindiran itu disampaikan agar masyarakat lebih sadar mengikuti protokol kesehatan, salah satunya menggunakan masker.
Menurut dia, jika masyarakat mengakui dirinya benar-benar warga Kota Ambon, maka tentunya akan menjaga kesehatan untuk membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang masih memprihatinkan saat ini.

“Jang topu (jangan tepuk) dada, lalu dengan bangga bilang Beta Ambon kalau seng (tidak) pakai masker, seng cuci tangan terus menerus, seng jaga jarak dengan masih suka bakumpul (berkumpul) rame-rame untuk carita kewel,” tandas Richard, menggunakan dialek Ambon, dalam sambutan di upacara HUT Ambon ke 445, Senin kemarin.

Politisi Golkar ini juga mengajak masyarakat maupun Aparatur Sipil Negera (ASN) lingkup Pemkot Ambon, agar bisa menaati protokol kesehatan. Karena dengan begitu, bisa secepatnya mengakhiri ancaman Covid-19.

“Mari jaga kita pung (punya) diri masing-masing. Supaya kita tetap sehat. Karena kalau kita sehat, lingkungan sehat, pasti Ambon akan sehat,” tuturnya.

Lebih lanjut dijelaskan, jangan masyarakat hanya memiliki keinginan, untuk bisa secepatnya membasmi Covid-19. Tetapi, harus selalu memperhatikan protokol kesehatan. Dengan begitu, keinginan dimaksud bisa terkabul.

“Katong (kita) semua ingin Covid-19 cepat selesai. Tapi keinginan saja tidak cukup untuk itu,” teriaknya.

Richard berpesan, selain menaati protokol kesehatan, masyarakat dengan Pemerintah Kota harus bisa bekerja sama untuk memutus mata rantai wabah Corona yang telah memakan korban jiwa di Kota Ambon. Sehingga keinginan kita bersama bisa terkabul. “Katong samua harus baku bantu buat bikin keinginan ini menjadi nyata,” tukasnya.
(BKA-1)

Comment