by

Walikota : Kebijakan Jelang Nataru Sesuai Undang-undang

Ambon, BKA- Walikota Ambon, Richard Louhenapessy menegaskan, kebijakan yang telah dikeluarkan Pemerintah Kota Ambon jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) sesuai dengan Undang-Undang. Mengingat kondisi Ambon saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19.

“Pemkot mengeluarkan aturan untuk tiadakan Open House, Pesta Kembang Api dan lain sebagainya, itu sudah berdasarkan kajian dari undang-undang dan keputusan presiden,” jelas Richard, kepada wartawan di Balai Kota, Selasa (22/12).

Politisi senior Golkar ini menilai, surat edaran nomor 003.2/31/SE/2020, tentang larangan yang dimaksud, telah melalui berbagai pertimbangan yang disinkronkan dengan Insturksi Presiden Joko Widodo, Peraturan Kesehatan, dan Maklumat Kapolri, Idham Azis.

“Bahan pertimbangan kita sebelum mengeluarkan edaran itu, merujuk tentang wabah penyakit menular, penanggulangan bencana, kesehatan, serta kedaruratan Covid-19 di Indonesia,” ujar dia.

Richard juga berharap, dalam perayaan Natal 25 Desember dan tahun baru 2021 kali ini, masyarakat Kota Ambon tidak saling berkunjung satu sama lain.
“Semua yang dilakukan Pemkot ini, adalah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Untuk itu, kebiasaan setiap tahun berkunjung dalam perayaan Natal, sebaiknya ditiadakan dulu,” ucapnya.

Menurut dia, jika ada masyarakat yang ingin bersilaturahmi dengan keluarga pada hari Natal maupun Tahun Baru, maka bisa menggunakan alat komunikasi atau secara dalam jaringan (Daring).

“Kita pakai sistem silaturahmi online saja. Kan sekarang sudah bisa Video Call (VC). Langkah ini untuk sama-sama bisa menekan angka terkonfirmasi positif Covid-19,” pungkas Richad. (BKA-1).

Comment