by

Walikota Pantau Seleksi Calon Sekkot Secara Virtual

beritakotaambon.com – Proses seleksi Sekertaris Kota (Sekkot) Ambon sudah masuk dalam sesi presentase makalah yang berlangsung di Amaris Hotel, Sabtu (23/10). Namun Walikota Ambon, Richard Louhenapessy memilih menyaksikan presentase para calon Sekkot itu secara Virtual.

Walikota mengaku, dirinya sengaja tidak hadir langsung dalam sesi presentase dimaksud. Itu untuk menghindari indikasi kepentingan-kepentingan subjektivitas yang berkaitan dengan proses seleksi calon Sekkot ini.

Sebab menurutnya, Sekkot kedepan akan dipakai pemerintah dan masyarakat Kota Ambon. Dan bukan dirinya dan Syarif Hadler sebagai Wakil Walikota Ambon yang kurang lebih 7 bulan mendatang masa jabatan mereka berdua sudah selesai.

Baca juga: Wawali Buka Bimtek Nasional Pengadaan Barang-Jasa

“Bukan lagi saya dan pa Wakil Walikota yang kurang lebih 7 bulan lagi berakhir tugas. Maka kami penting meninggalkan jejak dan kerjasama yang baik. Kerjasama baik harus terbangun,” ungkapnya, saat mengikuti tahap seleksi persentase makalah dan wawancara terbuka calon Sekkot secara virtual.

Sambung dia, Kota ini, sudah masuk sebagai salah satu kota cerdas atau smart city di Indonesia. Namun bukan saja kota, tapi juga masyarakat harus smart. Sebab mesti diakui, penetapan kota cerdas sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dua hal, inovasi dan teknologi sangat penting untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat itu. Tak hanya harus dimiliki Sekkot kedepan, tapi juga pimpinan OPD agar mempercepat pelayanan publik dan pemerintahan. Ini tantangan paling berat dihadapi Sekkot nanti,” terangnya.

Dengan demikian, pesan Walikota dua periode itu, bagi para calon Sekkot yang sementara mengikuti seleksi harus bisa bersaing secara dewasa. Karena, seseorang akan menjadi sukses itu belajar dari pengalaman.

Baca juga:
Cegah Stunting, Pemkot Bentuk Tim Pendamping Keluarga

Untuk itu Walikota meminta para calon Sekkot harus bisa tunjukkan ekspresi dan performance untuk bisa mejadi seorang pemimpin yang hebat di Kota Ambon untuk memajukan Kota ini.

“Sebagai pemimpin yang matang, akan menggunakan logika untuk selesaikan masalah, bukan memakai emosional. Serta dapat membangun komunikasi sosial. Karena masyarakat sementara menunggu satu diantara enam putera terbaik kota Ambon menjadi Sekkot kedepan, ” ujarnya.

Siapapun yang nanti akan terpilih menjadi Sekkot, Mantan Anggota DPRD Maluku ini menambahkan, orang itu lulus karena kerja kerasnya. “Siapapun yang pasti terpilih nantinya dari keenam calon itulah yang terbaik, ” pungkasnya.

Baca juga: Vaksin Merdeka Digelar Polda Maluku di Tantui dan Poka

Sekedar diketahui, seleksi calon Sekkot Ambon yang sudah masuki tahap akhir, masih diikuti enam calon yaitu Enrico Matitaputty, Joy Adriaansz, Fahmi Sallatalohy, Jacob Silanno, Agus Ririmase dan Samuel Huwae. (IAN)

Comment