by

Walikota : Saniri Jadi Representasi Masyarakat

Ambon, BKA- Walikota Ambon, Ricard Louhenapessy resmi melantik anggota Saniri Negeri Naku, dan Pergantian Antar Waktu (PAW) Saniri Negeri Rutong dan Negeri Hatalai, Kecamatan Leitisel, di ruang ULA Balai Kota, Selasa (29/9).

Pelantikan dilakukan sesuai, SK Walikota nomor 414 tahun 2020. Yakni untuk pelantikan anggota Saniri negeri Naku sesuai SK Walikota nomor 415 tahun 2020. Sedangkan PAW anggota Saniri Negeri Rutong dan Hatalai periode 2017-2023 sesuai SK Walikota nomor 416 tahun 2020.

Di sela-sela sambutan, Ricard mengatakan, tugas sebagai seorang saniri, diharapkan dapat menjadi representasi masyarakat negeri, untuk merasakan kesejahteraan.

“Kita masih diberikan kesempatan untuk melaksanakan tugas dan tanggujawab kita sebagai pemimpin pada unit kecil di tengah-tengah masyarakat. Dalam rangka melaksanakan tugas pemerintahan, saya rasa ini yang harus kita syukuri. Karena banyak orang tidak menerima kesempatan yang seperti ini,” ungkap Richard.

Dirinya meminta para Saniri menjalankan tugas dan fungsi sebaik-baiknya dalam lembaga adat. Segala pertimbangan dan pengawasan di negeri dapat dilakukan Saniri, bukan hanya Raja. Karena menurutnya, Saniri negeri merupakan mitra dari pada raja, yang mana memiliki kedudukan yang sama dengan raja.

“Raja mempunyai tugasnya berbeda setiap hari dan saniri memberikan pertimbangan-timbangan dan mengadakan pengawasan terhadapat langkah-langkah pengawasan. Itu ada dengan kesepakatan antara raja dan saniri, untuk merumuskan rencana negara atau desa setiap tahun dituangkan dalam anggaran belanja negeri,” tutur Richard.

Politisi Senioar Golkar ini menegaskan, anggota Saniri, memperhatikan pertanggung jawaban Soa. Karena, jangan sampai ada sebuah kepentingan, hingga membuat kekaburan dalam Soa.

“Sebagai lembaga adat yang betul-betul harus diperhatikan, pertama itu harus mengenal penanggung jawab. Paling tidak Soa yang ada. Jangan sampai mereka yang mengaburkan Soa hanya sebagai kepentingan subjektifitas kita, lalu kita menakfiskan kepentingan kita ada hanya sisi subjektifitas kita. saya minta harus belajar seluruh negeri supaya mengalir secara baik,” pesannya.

Dikatakan, Saniri Negeri Naku, dilantik karena masa pengadilan telah selesai. Sedangkan Negeri Rutong, dan Hatalai di PAW, lantaran ada alasan yang bersifat formatif. (BKA-1)

Comment