by

Walikota : Satgas Harus Perhitungkan Psikologi Warga

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy menegaskan, jajarannya pada Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19, harus bisa memperhitungkan psikologi warga. Sebab, dampak pandemi Covid-19 sangat resahkan masyarakat. Sehingga Satgas harus menjaga hal tersebut agar tidak memicu konflik.

“Situasi seperti ini psikologi masyarakat harus juga diperhitungkan. Jangan kita keras, masyarakat lagi lapar bisa jadi konflik kepentingan,” pesannya, kepada awak media, Senin (12/7).

Menurutnya, pengawasan dan penerapan aturan terhadap pelaku-pelaku usaha sangat berjalan bagus selama PPKM Mikro diterapkan, baik sore maupun malam hari. Satgas pemerintah kota bersama TNI-Polri, saya patut memberikan apresiasi atas kinerja mereka yang begitu efektif,” puji Richard.

Diakuinya, selama penerapan PPKM Mikro, sebagian besar masyarakat mulai sadar dengan anjuran pemerintah terkait protokol kesehatan saat berada di luar rumah.

“Kalau ada satu dua yang masih luput dari pantauan kita, saya rasa itu juga hal yang lumrah saja. Tapi secara over all, itu hampir seluruhnya sudah taat,” sebutnya.

Mantan anggota DPRD Maluku ini juga menjelaskan, jika dalam PPKM Mikro sebagian besar masyarakat masih acuh dengan protokol kesehatan, maka pastinya akan berdampak pada peningkatan kasus Covid-19.

“Ini PPKM darurat dan itu yang lebih susah bukan kita saja, rakyat juga susah. Oleh karena itu saya dorong seluruh Satgas agar selalu himbau warga,” pesan dia. (IAN)

Comment