by

Walikota Tidak Masuk Tahap Pertama Divaksin

Ambon, BKA- Walikota Ambon, Richard Louhenapesy, saat ini telah berusia 60 tahun lebih. Sehingga tidak masuk tahap pertama kepala daerah yang akan disuntik vaksin Covid-19.

Sesuai aturan yang berlaku, tahap pertama, orang yang akan disuntik vaksin Covid-19, hanya yang berusia antara 18 hingga 59 tahun.

Untuk itu, Walikota Ambon tersebut menyesalkan hal itu. Sebab dia ingin sekali bisa divaksin anti virus tersebut.

Menurutnya, kalau dirinya divaksin pertama, mungkin bisa menjadi contoh kepada masyarakat, kalau vaksinasi Covid-19 sangatlah baik untuk pencegahan Covid-19.

“Saya ingin sekali menjadi contoh bagi banyak orang. Hanya saja usia saya sudah lebih dari 60 tahun. Saya ingin divaksin, agar bisa menjadi contoh terhadap masyarakat, agar mereka jangan resah lagi dengan berbagai informasi tentang vaksin itu,” sebut Politisi Golkar Maluku itu kepada wartawan, Minggu (10/1).

Karena terkendala usia, akhirnya Walikota Ambon masuk tahap kedua. Yaitu orang berumur 60 tahun keatas, asalkan tidak ada riwayat penyakit Covid-19.

Selain itu, Walikota menjelaskan, Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun pejabat harus bisa divaksinasi. Dengan begitu, masyarakat dapat memahami, sehingga bersedia untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19.

Bukan itu saja, dia juga mengatakan, dirinya akan disuntik vaksin Covid-19, ketika masuk tahap kedua. “Saya akan divaksin pada tahap kedua nanti,” ujarnya.

Ia juga menghimbau seluruh masyarakat, agar tidak usah merasah takut dengan kehadiran vaksin Covid-19. “Dengan vaksinasi ini, bisa mencegah penularan Covid-19,” pungkasnya. (IAN).

Comment