by

Warga Benteng Minta Air Bersih

Ambon, BKA- Warga Keramat Jaya, RT.002/RW.08, Kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe meminta Ketua DPRD Kota Ambon, Elly Toisuta untuk mendorong Pemerintah Kota Ambon melakukan pembangunan sarana air bersih. Selama ini, warga hanya mengandalkan pasokan air bersih yang dibeli dari mobil tangki.

Aspirasi ini disampaikan warga lewat kegiatan reses masa sidang I tahun sidang II 2020-2021, yang dilakukan Elly Toisuta sesuai daerah pemilihannya (Dapil III Nusaniwe). Menurut warga, banyak politisi yang telah menjanjikan akan melakukan pembangunan sarana air bersih pada kawasan Keramat Jaya itu, setiap memasuki momentum pemilhan kepala daerah (Pilkada) maupun pemilihan legislatif (Pileg).
Namun setelah terpilih, baik sebagai kepala daerah maupun anggota DPRD, DPR RI hingga DPD RI, pembangunan air bersih tak kunjung terealisasi.

“Janji Walikota Ambon, pak Richard Louhenapessy tahun 2017 lalu kepada masyarakat Keramat Jaya, bahwa kalau saya (Richard Louhenapessy) terpilih sebagai walikota lagi, maka air akan masuk. Tapi janji itu belum ditepati. Dan sampai sekarang, warga masih membeli air dari mobil tangki,” ungkap Jan Sariwating, salah satu warga Keramat Jaya, RT.002/RW.08, di sela-sela reses, Selasa (22/9).

Selain persoalan air bersih, Sariwating juga mengeluhkan soal ketidaktransparan Pemerintah Kota terhadap anggaran Covid-19, serta penyaluran bantuan sosial (bansos) yang belum merata. Menurutnya,

Selain itu, sambung dia, perlu juga didorong untuk dilakukan pembangunan drainase, lampu jalan hingga jalan setapak pada kawasan tersebut. Bahkan warga meminta dorongan Politisi Golkar itu untuk bisa memperbaiki bangunan kerohanian yang sudah tidak layak untuk digunakan.

“Ibu Elly selaku perwakilan rakyat, kami harap bisa mengakomodir permintaan kami. Kiranya dapat didorong ke Pemerintah Kota agar dapat terealisasi. Karena banyak janji-janji yang sebelumnya disampaikan, tapi ketika terpilih mereka lupa,” sindir Sariwating.

Senada disampaikan Ketua RT.002, Kelurahan Benteng, Mon Terinate. Disebutkan, beberapa kebutuhan mendasar yang diinginkan warga Keramat Jaya adalah persoalan air bersih, drainase dan jalan setapak. Termasuk pembenahan bangunan kerohanian yang digunakan untuk reses itu.

“Memang kebutuhan paling mendasar yang warga inginkan itu soal air bersih, drainase dan jalan setapak. Tapi kita juga berharap, kalau bisa ada dorongan dari Ibu Elly agar bangunan kerohanian yang kita gunakan sekarang ini bisa diperbaiki. Bisa dilihat kondisinya tidak layak seperti ini,” pintanya.

Menanggapi hal tersebut, Elly Toisuta menegaskan, pelaksanaan reses yang dilakukan kemarin, adalah wajib bagi setiap anggota DPRD terpilih untuk melakukan penjaringan aspirasi di setiap masa persidangan. Aga aspirasi yang diserap dari dapil masing-masing itu, dapat didorong ke Pemerintah Kota Ambon untuk ditindaklanjuti.

Namun dengan kondisi pandemi saat ini, sambungnya, telah dilakukan refocusing anggaran terhadap seluruh OPD yang ada. Dan seluruh penggunaan anggaran lebih difokuskan untuk percepatan penanganan Covid-19 di Kota Ambon.

Ketua PDK Kosgoro ini menambahkan, dari hasil reses yang dilakukan kemarin, akan didorong ke Pemerintah Kota. Bahkan dirinya berjanji akan segera merealisasi beberapa permintaan warga pada APBD Perubahan 2020 yang sementara dibahas.

“Seluruh aspirasi yang disampaikan ini akan saya dorong sesuai tupoksi saya sebagai Ketua DPRD. Karena kawasan Benteng ini dapil saya, maka jadi tanggung jawab saya untuk melihat bapak ibu sekalian. Dan akan kita dorong satu persatu pada setiap pembahasan anggaran,” tandasnya.

Seluruh aspirasi yang disampaikan itu, telah dituangkan dalam proposal dan diserahkan langsung kepada Elly Toisuta. Menutup reses tersebut, Elly Toisuta kemudian melakukan pembagian sembako kepada warga RT.002.RW.08 yang ada. (UPE)

Comment