by

Warga Betumerah Minta Saniri Dilantik

Ambon, BKA- Sejumlah warga Batumerah, kecamatan Sirimau, datang mengadu ke Komisi I DPRD Kota Ambon. Mereka meminta agar DPRD mendorong Pemerintah Kota Ambon untuk segera melantik Saniri Negeri Batumerah.

Sebab, seluruh program kerja di negeri tersebut menjadi terhambat. Bahkan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang), tidak dapat dilakukan Pemerintah Kota Ambon lantaran belum ada Saniri Negeri yang terbentuk.

Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, Zeth Pormes mengaku, selain program kerja maupun Musrembang yang terhambat, warga Batumerah juga mengeluh soal kehadiran saniri yang hingga saat ini belum diseriusi Pemkot Ambon.

“Iya, tadi (kemarin) ada warga Batumerah termasuk di dalamnya calon saniri yang datang dan bertemu dengan komisi I DPRD Ambon. Mereka mengadukan soal keterlambatan pengangkatan serta pelantikan saniri di negeri tersebut,” ungkap Pormes, kepada wartawan di gedung DPRD Belakang Soya, Senin (14/12).

Politisi Golkar ini menyebutkan, sesuai penjelasan dari warga, seluruh proses pentahapan pengusulan saniri di internal matarumah di negeri Batumerah, telah berjalan dengan baik. Namun entah kenapa, Pemerintah Kota belum juga menindaklanjuti usulan tersebut.

Padahal, lanjut Pormes, kedudukan saniri sangat penting. Dan semua tahapan di desa mulai dari musrembang hingga pelantikan raja belum bisa dijalankan tanpa adanya saniri.

“Itu yang dijelaskan ke kami di komisi. Tapi setelah ditanyakan lebih lanjut, ternyata ada dua matarumah yakni matarumah Libeharia dan Hunsou, yang calon sanirinya itu memiliki jabatan ganda. Nah, kita mintakan supaya ini diselesaikan dulu sebelum komisi menindaklanjuti aduan ini ke Pemkot Ambon,” tandas dia.

Kata dia, komisi I DPRD Ambon akan melakukan rapat internal dan kemudian akan mengundang pihak-pihak terkait dalam waktu dekat, guna membicarakan masalah ini lebih lanjut.

“Kita sudah mintakan warga untuk selesaikan dulu internal matarumah, baik di matarumah Hunsou maupun Libeharia. Supaya ketika kita undang untuk rapat, masalah internal di matarumah sudah kelar. Baru disitulah kita lanjutkan ke Pemkot Ambon,” ucapnya.

Pormes menambahkan, selaku wakil rakyat juga merasa prihatin dengan keterlambatan yang terjadi di Negeri Batumerah. Termasuk persoalan musrembang di tingkat desa yang belum bisa dilakukan, sementara seluruh desa/negeri yang ada telah melakukan Musrembang.

“Kalau memang masalah di negeri sudah selesai, kita upayakan supaya sebelum Januari 2021, Batumerah sudah bisa memiliki saniri yang di SK kan Pemkot Ambon. Ini juga agar pelantikan raja bisa dilakukan,” tutupnya. (UPE)

Comment