by

Warga Dihimbau Taat Prokes Saat Lebaran

Jaring aspirasi lewat reses masa sidang III tahun sidang 2020-2021, Ketua DPRD Kota Ambon, Elly Toisuta, menghimbau warga Tanah Lapang Kecil (Talake), Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan (prokes) selama perayaan Hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah (2021).

Yakni, dengan meniadakan gelar griya atau open house, serta tetap menggunakan masker, jaga jarak dan menghindari kerumunan, agar kondisi Kota Ambon yang saat ini berada pada zona kuning penyebaran Covid-19, tetap terjaga atau bahkan bisa kembali ke zona hijau.

“Sekalipun kondisi kota Ambon sementara berada pada zona kuning, tapi kita harus tetap berjaga-jaga. Takutnya ada kluster baru. Dan sesuai instruksi pemerintah, maka kita harus tetap patuh terhadap protokol kesehatan. Makanya lebaran kali ini open house ditiadakan. Tidak boleh ada open house saat lebaran. Mari kita sama-sama dukung kebijakan pemerintah untuk memutus covid-19,” pesan Toisuta, di sela-sela resesnya, depan Masjid Al Istiqomah, Talake, Minggu (9/5).

Ketua PDK Kosgoro 1957 Maluku ini menjelaskan, setiap anggota DPRD wajib melaksanakan reses, dengan turun ke daerah pemilihan masing-masing untuk menjaring aspirasi. Sehingga seluruh masukan yang disampaikan masyarakat dapat didorong ke pemerintah.

“Saat ini untuk DPRD Kota Ambon sudah memasuki masa reses untuk masa sidang III. Karena kebetulan ini dalam bulan puasa, maka selaku wakil rakyat saya mengundang basudara semua untuk buka puasa bersama. Kali tidak ada pilih-pilih, tapi kita bagi untuk semua warga di Tanah Lapang Kecil ini,” sebutnya.

Untuk reses sendiri, lanjut dia, telah diagendakan setiap tahun sebanyak 3 kali. Dan karena kondisi Ambon masih berada dalam pandemi Covid-19, maka pelaksanaan reses hanya bisa menghadirkan sebagian warga yang ada.

“Kita tidak bisa kumpulkan orang lebih banyak, karena masih dalam protokol kesehatan. Tetapi seluruh aspirasi tidak kita batasi. Yang tidak hadir, bisa sampaikan aspirasinya secara tertulis. Dan itu sementara dilakukan. Sehingga reses yang saya lakukan ini benar-benar menyerap aspirasi yang disampaikan,” terang Toisuta.

Ia berharap, dengan reses sekaligus buka puasa bersama dan berbagi bingkisan lebaran, dapat mengurangi beban masyarakat yang akan merayakan lebaran Idul Fitri. Dan seluruh aspirasi yang disampaikan, nantinya akan disampaikan ke masing-masing komisi, untuk disampaikan kepada pemerintah.

“Saya harap, dengan protokol kesehatan yang diterapkan, tidak mengurangi semangat kita dalam beribadah selama puasa dan memasuki lebaran nanti. Semoga apa yang diberikan dapat membantu bapak ibu yang ada. Dan seluruh aspirasi akan kita sampaikan ke pemerintah. Mari sama-sama kita dukung pemerintah dalam memutus Covid-19,” ajaknya.

Pantauan koran ini, ada sekitar puluhan warga yang datang menghadiri reses tersebut. Reses tersebut dilakukan dengan mengedepankan protokol kesehatan. Yakni peserta reses wajib memakai masker serta jaga jarak. Setelah buka puasa bersama, Toisuta kemudian memberikan sejumlah bingkisan lebaran kepada warga. (UPE)

Comment