by

Warga Karang Jaya Keluhkan Jalan Rusak

Jalan rusak disepanjang Desa Karang Jaya, Kecamatan Namlea, menjadi “buah bibir” masyarakakat.

Wajar, karena infrastruktur jalan saat ini merupakan sarana vital bagi aktivitas masyarakat.

Jalan berlubang dan aspal yang terkelupas disepanjang jalan di desa itu, membuat aktivitas masyarakat sering terhambat. Sehingga tentu banyak menuai protes.


Salah satu warga Desa Karang Jaya, Jodi, mengungkapkan, kondisi jalan yang rusak di desa itu sangat mengganggu aktivitasnya sebagai pedagang di Pasar Namlea.

“Memang sulit untuk kita lewat jalan ini, karna kami harus mengurangi kecepatan dari 5-20 km/jam, sementara kami harus buru-buru sampai ke Pasar Namlea untuk berjualan disana, ” kata Jodi, kepada BeritaKota Ambon, Rabu (28/4).

Kondisi itu akan semakin parah ketika memasuki musim hujan. Genangan air akan menempati titik-titik jalan yang berlubang. Sebaliknya, kalau musim panas, jalan akan sangat berdebu.

“Harusnya jalan itu sudah layak diperbaiki, karena warga semua pasti susah. Kalau musim hujan, itu kolam-kolamnya itu penuh dengan air. Sedangkan musim panas, banyak sekali debu. Padahal jalan ini merupakan akses yang sering dilalui masyarakat banyak, kalau mau ke desa kami. Disini kan jalan utamanya cuma satu, yang ini saja, ” ungkap Jodi.

Untuk itu, menurutnya, warga Desa Karang Jaya sangat berharap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Buru terhadap kondisi jalan di desa itu.

“Sebenarnya harapan kami cuma itu saja, kalau bisa secepatnya lah untuk memperbaiki jalan ini. Karan kasihan, kami sangat sulit kalau kami mau ke desa lain atau ke Namlea,” pungkasnya.(MG-1).

Comment