by

Warga Kepala Madan Nyatakan Sikap Dukung SMS-GES

Ambon, BKA- Warga dari tujuh desa di Kecamatan Kepala Madan, Kabupaten Buru Selatan (Bursel) nyatakan sikap mendukung dan siap memenangkan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bursel, Safitri Malik Soulisa-Gerson Eliazer Selsily (SMS-GES) di Pilkada 2020.

Maka dari itu, dengan dukungan tersebut Paslon dengan nomor urut 3 ini, diwanti-wanti akan menjadi peraih suara terbanyak, di Kecamatan Kepala Madan, pada 9 Desember 2020 mendatang.

Sikap politik warga Kepala Madan itu disampaikan dalam orasi politik, saat Tim Sukses Paslon SMS-GES melakukan kampanye, di tujuh desa Kecamatan Kepala Madan, yang berlangsung mulai dari Jumat hingga Minggu (23-25/10) lalu.

Ketujuh desa tersebut antara lain, Desa Waehotong Lama dengan angka 90 persen, Balpetu 75 persen, Waekeka 70 persen, Biloro 77 persen, Nanali 76 persen, Air Ternate 97 persen dan Desa Pasir Putih 67 persen suara akan memilih Paslon SMS- GES saat pemilihan nanti.

“Kantong (kami) hanya tahu yang calon Bupati dan Wakil Bupati tahun ini untuk Bursel hanya Paslon SMS- GES, sedang Dua Paslon yang lain katong seng kanal (tidak kenal) siapa, itu Ajaib dan siapa itu Manis yang katong tahun Ibu Safitri dan Pak Gerson saja,” ucap warga dalam orasi kampanye.

Sementara Sapia Marasabessy, warga Desa Waekeka mengatakan, sudah menjadi komitmen bersama warga Waekeka. Paslon SMS- GES yang akan meraih suara pada hari pencoblosan dan hasil suaranya mendapat 70 persen suara, bahkan tidak menutup bisa mencapai 80 persen suara.

“Beta (saya) ini sebagai orang tua di Desa ini, jadi Pilkada kali ini Bupati akan direbut oleh seorang perempuan, lagi pula Dua paslon lainnya, siapa itu Ajaib dan siapa itu Manis sama sekali katong di desa ini seng kanal dong (mereka) dua eee, yang katong kanal itu Ibu Hj Safitri yang sudah mengabdi 10 tahun mendampingi Bupati, pak Tagop, juga memimpin Ketua TP PKK, Bunda Paud dan juga 5 tahun menjadi anggota Legislator di DPRD Provinsi Maluku,” ungkap ibu Tima salah satu warga lainnya.

Pengalaman yang sama juga sudah dirasakan Gerson, Gerson yang pernah menduduki kursi DPRD Bursel selama tiga periode dan anak asli pribumi warga Bursel yang dari kecil hingga dewasa sudah banyak menitipkan karier dan pembuktian yang sudah dirasakan masyarakat di Enam Kecamatan.

“Jadi pak Gerson bersama kami warga Bursel sebagai orang Kai Wait dimana berat sama-sama katong pikul dan ringan sama-sama katong jinjing,” ucapnya.

Menurut Ibu Tima, kalau dirinya tidak pernah mengenal dengan Paslon lain, baik itu AJAIB maupun MANIS yang sama-sama pernah menghilang tinggalkan Bursel dan satu lagi menghilang tinggal di Jayapura, lantaran cuma ingin mencalonkan diri keduanya baru muncul lagi di Bursel, sehingga dengan janji-janji baru merapat dengan masyarakat, tapi selama ini warga sudah mereka semua ada dimana.

“Kita tidak butuh pimpinan hanya karena kepentingan politik dan ingin jadi pemimpin disini, baru datang merapat dan bujuk kami, kami sudah tidak bodoh lagi untuk melihat hal itu, bagi kami siapa yang selama ini liat warga, itulah yang kami pilih,” tegasnya.

Olehnya itu lanjut, ibu Rina dirinya menghimbau agar warga Kecamatan Kepala Madan untuk tanggal 9 Desember, jang lai coblos Paslon Ajaib dan Manis, karena mereka semua bukan tinggal di Bursel. “Yang katong bisa coblos, hanya ada pada paslon SMS-GES yaitu nomor urut 3,” pungkasnya. (DAR)

Comment