by

Warga Laha Siap Tuntut Ganti Rugi Tanaman

Ambon, BKA- Warga Laha siap untuk menuntut ganti rugi tanaman yang sampao saat ini belum diterima. Hal ini ditegaskan oleh sekertaris desa Laha, Fahmi Mewar. Warga Laha yang sudah menanti janji ganti rugi tanaman yang digusur untuk pembangunan jalan transit Negeri Lima – Laha, sejak tahun 2015 silam. Pemerintah desa Laha mengakui mendukung warga mendapatkan hak mereka.

“Kalau tidak ada tanggapan dari Pemerintah Provinsi dan dinas PU provinsi Maluku, warga Laha siap untuk melakukan demo. Masalahnya janji ganti rugi ini sudah lima tahun menggantung tanpa ada tindak lanjut. Jalan transitnya sudah dibangun tapi ganti rugi warga belum dibayarkan. Rata-rata tanaman yang digusur merupakan sumber ekonomi keluarga mereka. Jadi kami pemdes siap mendukung warga mendapat hak mereka,” tegasnya.

Pemdes Laha sudah melayangkan surat kepada instansi terkait. Namun belum ada tanggapan atas surat tersebut. Pemdes berharap adanya keterbukaan dari instansi terkait jika memang ada kendala. Warga yang tanamannya digusur yaitu 40 kepala keluarga.

“Sudah dua kali kami layangkan surat kepada Pemerintah Provinsi dan dinas PU provinsi, tapi belum ada tanggapan. Kalau memang ada kendala dalam membayar maka kami siap menerima hal tersebut. Kami hanya perlu ada tanggapan dari pemerintah setempat. Ini sudah berlarut-larut tanpa ada kompensasi yang seharusnya. Ini ada 40 KK yang digusur demi pembangunan jalan ini. Kami hanya berharap ada tanggapan atas setiap surat yang kami layangkan,”tutupnya. (MG-1)

Comment