by

Warga Minta Bangun Drainase dan Lampu Jalan

Warga Jemaat Unit 3 Sektor 1, Jemaat Gereja Protestan Maluku di kawasan RT.003/RW.01, Kelurahan Karang Panjang (Karpan), Kecamatan Sirimau, meminta Pemerintah Kota Ambon untuk segera membangun drainase dan lampu penerangan jalan.

Permintaan ini disampaikan kepada anggota DPRD Kota Ambon, Lucky Upulatu Nikijuluw, saat melakukan reses masa sidang III tahun sidang 2020/2021 di kawasan tersebut, sejak pekan kemarin.

Politisi PDIP Kota Ambon ini mengaku, banyak warga yang resah akibat minimnya penerangan jalan di kawasan tersebut. Sehingga meminta dirinya selaku wakil rakyat, untuk bisa mendorong aspirasi warga ke pemerintah agar terealisasi.

“Untuk kawasan RT.003/RW.01 Karpan ini, memang banyak warga yang mengeluhkan soal drainase dan lampu penerangan jalan. Mereka meminta agar ada lampu penerangan di lingkungan mereka. Sehingga lingkungan bisa terjaga dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Kemudian juga drainase, karena ini sudah musim penghujan,” tandas Lucky, saat menghubungi koran ini, Sabtu (15/5).

Selain Karpan, lanjut anggota DPRD dua periode ini, reses yang bertujuan untuk menjaring aspirasi masyarakat, juga dilakukan bersama pengurus ranting Batu Merah sesuai daerah pemilihannya (dapil). Dimana warga setempat mengusulkan pemberdayaan usaha mikro dari pemerintah.
Termasuk meminta DPRD kota Ambon untuk lebih maksimal terhadap pengawasan sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi). “Untuk ranting Batu Merah mereka usul agar ada pemberdayaan dari pemerintah kota seperti usaha mikro. Kemudian juga meminta DPRD untuk maksimal dalam pengawasan terhadap pemerintah kota. Karena banyak hal-hal yang dikerjakan tidak sesuai dengan hasil di lapangan. Maka itu, seluruh aspirasi atau masukan ini akan kita sampaikan sesuai hasil reses kita, untuk nantinya didorong ke pemerintah,” terangnya.

Selain itu, lanjut dia, reses juga dilakukan di beberapa titik lainnya seperti di kawasan Kayu Tiga, Negeri Soya, Pemukiman Bethabara dan Ranting 1 Cabang Sion 1, serta di Kelurahan Uritetu, Kecamatan Sirimau.

Sejumlah aspirasi juga disampaikan agar dapat didorong ke pemerintah, seperti persoalan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang belum dibayarkan pemerintah kota, kemudian hutang pihak ketiga, serta penyelesaian gedung Sekretariat AMGPM yang direncanakan akan didorong lewat APBD Perubahan 2021.

“Semua aspirasi ini tentu menjadi masukan fraksi PDIP, yang nantinya kita laporkan sesuai hasil reses kita. Ini tetap akan menjadi masukan untuk didorong nantinya ke pemerintah. Semoga seluruh aspirasi masyarakat ini dapat terealisasi kedepannya,” harap Lucky. (UPE)

Comment