by

Warga Muslim Jazirah Sebagian Sudah Puasa

Amnon, BKA- Pemerintah belum menetapkan 1 Ramadhan 1442 Hijriyah. Namun sebagaian masyarakat Muslim di Maluku, terutama yang bermukim di Jazirah Salahutu dan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, sudah menjalankan ibadah puasa.

Melaksanakan ibadah puasa sebelum pemerintah melakukan penetapan 1 Ramadhan, bukan kali pertama. Bahkan bukan hanya terjadi di Maluku, namun terjadi juga pada daerah lainnya di Indonesia.

Pelaksanaan ibadah puasa yang dilangsungkan di sejumlah desa di Jazirah Salahtu dan Leihitu, biasanya dilaksanakan berdasarkan ketetapan yang disampaikan oleh imam dan pengurus masjid di masing-masing desa.

Misalnya di Desa Tengah-Tengah, Kecamatan Salahutu, yang telah melaksanakan puasa sejak 11 April 2021 kemarin, dilakukan berdasarkan informasi penghulu dan tua-tua adat negeri.

“Ia betul, di Tengah-Tengah ada sebagian sudah puasa dan sebagian ikut arahan dari pemerintah. Sehingga uniknya di negeri ini, nantinya perayaan lebaran (Idul Fitri) dua kali,” akui salah satu pengurus Masjid Annur Tengah-Tangah, Fauzi Tuharea, pada koran ini, Minggu (11/4).

Menurutnya, Shalat Tarawh pertama di Negeri Tengah-Tengah dilaksanakan pada 10 April Malam, yang diikuti dengan sahur pertama.

Bukan hanya di Negeri Tengah-Tengah, hal serupa juga dilakukan oleh sebagian masyarakat Negeri Wakal, Kecamatan Leihitu.

Pada tahun sebelumnya, kedua desa ini juga melaksanakan ibadah puasa lebih awal dari yang ditetapkan oleh pemerintah melalui Kementerian Agama. Jadwal penentuan puasa ditetapkan oleh imam dan 12 tukang atau yang disebut dengan penghulu masjid, berdasarkan penanggalan falakiah kuno.

Desa lainnya yang akan melaksanakan ibadah puasa lebih awal adalah warga Negeri Hila, Kaitetu dan Seith, di Kecamatan Leihitu. Ketiga desa ini akan menggelar shalat tarawih perdana secara berjamaah pada 11 April 2021 dan berpuasa 1 Ramadhan pada Senin 12 April.

Secara umum, jadwal pelaksanaan ibadah puasa 1 Ramadhan 1442 Hijriah di Pulau Ambon bervariasi. Selain kelima desa tersebut, sebagian besar warga Muslim masih menunggu hasil sidang itsbat penetapan 1 Ramadhan 1442 Hijriah yang akan digelar oleh Kementerian Agama.(RHM)

Comment