by

Warga Serahkan 2 Senpi Beserta Amunisi

Ambon, BKA- Merasa aman serta sering dibantu Satgas Yonif RK 732/Banau, membuat dua masyarakat Maluku secara sukarela menyerahkan dua pucuk senjata api (senpi) beserta amunisi kepada dua prajurit Satgas Yonif RK 732/Banau.

Penyerahan yang dilakukan dua warga yang dirahasiakan identitasnya itu, menyerahkan 1 pucuk senjata organik mereks Smith & Wesson 357 Magnum beserta 5 butir munisi tajam kepada personil Satgas Yonif RK 732/Banau atas nama Praka Erlan. Kemudian satu senjata rakitan laras panjang beserta 4 butir munisi kepada anggota Pos Alang Asaude SSK II, Praka La Telis, pada Rabu (11/10) kemarin.

Dalam pelaksanaan tugasnya, Satgas Yonif RK 732/Banau, Kolakops Rem 151, selalu menganut prinsip untuk selalu berbuat yang terbaik, tulus, dan ikhlas.

Kegiatan demi kegiatan telah banyak dilakukan Satgas Yonif RK 732/Banau, dari awal mulai masuk menduduki pos-pos Satgas masing-masing. Para prajurit selalu berusaha untuk selalu membuat masyarakat merasa aman, tentram, serta kondusif dengan keberadaan Satgas Yonif RK 732/Banau, dengan selalu aktif untuk membantu kesulitan rakyat disekelilingnya dari mulai kerja bhakti, gotong royong, sampai dengan pengobatan dan pelayanan kesehatan gratis.

Hal tersebut pula yang mendorong warga Maluku yang menyerahkan senjata tersebut, terdorong hatinya dengan apa yang dilakukan baik oleh Praka Erlan, Pratu Yusuf, maupun Praka La Telis.

Warga tersebut mengaku, para personil Satgas tersebut selalu rutin anjangsana di rumahnya dan selalu membantu segala kesulitan yang ada. Sehingga dengan tergerak hatinya, warga Maluku tersebut menyerahkan senjata miliknya, yang mana senjata tersebut digunakan pada kerusuhan Maluku masa lalu, kepada Praka Erlan dan Pratu Yusuf.

Praka Erlan dan Pratu Yusuf, juga dikenal aktif bersilaturahmi dengan warga lainnya. Sehingga masyarakat semakin merasa nyaman dan kondusif. Sama halnya dengan Praka La Telis, kegiatan tersebut juga dilakukan kepada masayarakat diwilayah Pos binaannya hingga dengan penuh kesadaran diri salah satu warga menyerahkan senjata yang masih
dimilikinya pasca kerusuhan kepada Satgas Yonif RK 732/Banau.

Melalui rilis resmi, di Kotis Waiheru, pada Rabu (11/10), Dansatgas Yonif RK 732/Banau, Letkol Inf Suhendar Suryangingrat menyampaikan, tugas pokok TNI yang utama adalah bisa membantu segala permasalahan yang ada.

“Keberhasilan kami dalam membuat situasi menjadi kondusif adalah berkat usaha para prajurit Satgas Yonif RK 732/Banau di lapangan,” akuinya.

Kegiatan demi kegiatan yang dilakukan, kata dia, semakin terasa di akhir masa penugasanan. Yang mana hal tersebut mengena di hati masyarakat, sehingga dapat mendorong masyarakat untuk menyerahkan senjata api yang masih dimiliki mereka. Karena dengan adanya Satgas Yonif RK 732/Banau, masyarakat wilayah Maluku merasa aman, dan
tentram.

“Sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi akan terjadi kerusuhan di waktu lalu. Terakhir, saya selalu tegaskan kepada seluruh anggota Satgas, menjelang purna tugas harus tetap menjaga moril dalam bertugas. Tidak ada kata surut dalam semangat bertugas kita,” pesannya. (SAD)

Comment