by

Warga Waemula Kecam Pelayanan Buruk PLN

Ambon, BKA- Dua bulan tidak dapat menikmati fasilitas listrik, warga Desa Waemulang, kecamatan Leksula, kabupaten Buru Selatan (Bursel) mengecam pelayan buruk Perusahaan Listrik Negara (PLN) setempat.

Selama dua bulan, warga Waemula tidak bisa menikmati listrik akibat pemadaman tanpa adanya pemberitahuan dari PLN. Warga sektiar hanya mengandalkan lampu pelita, terutama saat menghadapi perayaan Natal 25 Desember 2020 dan Tahun Baru 2021 belum lama ini. Dan hingga kemarin, kondisi listrik sebagai sumber penerangan, masih tetap sama.

Tokoh Pemuda Desa Waemulang, Frits Lesbasa, saat menghubungi koran ini mengaku, sebelumnya pelayanan listrik di Desa Waemulang cukup baik. Namun setelah adanya banjir Bandang di sungai Waemulang dan menghanyutkan satu buah tiang penyangga listrik di awal bulan November 2020 lalu, membuat jaringan listrik di desa Warmula terputus.

Akibatnya, pemadaman listrik sampai dengan kemarin masih terjadi.
Anehnya, listrik yang ada di desa lainnya tidak mengalami pemadaman. Bahkan tidak ada upaya atau langkah perbaikan dari pihak PLN ranting Waepandang, Kecamatan Kepala Madan. Padahal warga telah melaporkan persoalan tersebut, agar dapat segera memperbaiki jaringan listrik yang rusak.

“Kami warga desa sudah menyatakan kesiapan membantu pihak PLN untuk mengangkat tiang listrik yang diterjang banjir Bandang, guna dilakukan perbaikan. Padahal petugas PLN ranting Waepandang pernah berjanji untuk secepatnya membenahi jaringan listrik yang rusak akibat banjir Bandang tersebut. Supaya bisa berfungsi kembali, dan Desa Waemulang dapat dialiri aliran listrik dan lampu bisa normal kembali. Faktanya, hal itu tidak dilakukan sampai saat ini,” beber Frits.

Menurutnya, belum ada upaya dari PLN untuk lakukan perbaikan, dan hanya tinggal janji. Bahkan terkesan masa bodoh atau malas tahu dengan kondisi yang terjadi. Sehingga masyarakat desa Waemulang terus dirugikan. Yakni hidup dalam kegelapan berbulan-bulan. (RHM)

Comment