by

Wawali : Ambon Dikenal Sebagai Orang Basudara

Ambon, BKA- Sempat konflik puluhan tahun silam, ikatan tali persaudaraan antara umat beragama di Kota Ambon makin kuat. Bahkan sulit untuk diputuskan.

Hal ini dipaparkan Wakil Walikota Ambon, Syarif Handler, dalam acara ramah tamah bersama para Pemuka Agama, yang dihadiri Ustadz Abdul Somad (UAS), di Sarih Gurih, Lateri Ambon, Selasa (9/3).
Syarif mengaku, banyak penghargaan yang telah diraih Pemkot Ambon dengan kehidupan masyarakat di kota bertajuk Manise ini. Diantaranya, kerukunan beragama hingga toleran.

“Penghargaan yang kita dapatkan ini, karena Kota Ambon telah berhasil dan sukses menyelenggarakan beberapa event nasional seperti Pesparawi, MTQ dan Pesparani serta beberapa kegiatan lainnya,” tuturnya.

Dalam event keagamaan, sambung Syarif, semua umat beragama di Kota Ambon saling mensupport, bahkan masyarakat siap menampung peserta event walaupun berbeda agama.

“Inilah yang membuat kota Ambon berbeda dengan yang lain, karena semua saling mendukung satu dengan yang lain,” terangnya.
Ditambahkan, kerukunan yang pernah hilang puluhan tahun lalu, saat ini telah kembali. Untuk itu diharapkan, kedepan ikatan antara umat beragama di Ambon semakin kuat.

“Ambon dikenal sebagai Orang Basudara atau biasa disebut Pela Gandong, Potong di Kuku Rasa di Daging, Ale Rasa Beta Rasa. Maka kita hubungkan lagi dengan potensi persaudaraan walaupun berbeda agama,” tandasnya. (IAN)

Comment