by

Wawali Buka Musrembang RKPD 2022

Ambon, BKA- Mewakili Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, Wakil Walikota (Wawali) Ambon, Syarif Hadler membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022, yang dipusatkan di Marina Hotel, Rabu (7/3).

Dalam sambutannya, Syarif mengatakan, penyusunan RKPD Kota Ambon tahun 2022 telah didahului dengan forum konsultasi publik rancangan awal RKPD Kota Ambon, forum konsultasi koordinasi lintas perangkat daerah, serta forum pembahasan rencana kerja perangkat daerah 2022 dalam bentuk desk.
“Kita yakini bahwa seluruh proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di kota ambon, adalah dalam limpahan rahmat dan tuntunan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena itu, kesempatan yang berbahagia ini, saya mengajak kita semua menaikan puji dan syukur kepada ALLAH SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Sekaligus berdoa untuk kota ini, agar kita diberi kekuatan untuk terus berjuang bagi kesejahteraan masyarakat terutama di tengah tengah pandemi covid-19 yang masih melanda kota ini, ” sebutnya.

Ia menjelaskan, hal tersebut untuk memperkuat dan mempererat harmonisasi sosial, meningkatkan kualitas sumberdaya manusia, memberdayakan ekonomi keluarga dan masyarakat menuju kemandirian yang kreatif. Berbasis sumber daya alam yang tersedia, dan meningkatkan nilai-nilai spiritualitas masyarakat.

“Memperkuat ketahanan ekonomi untuk bertujuan pembangunan yang berkualitas dan berkeadilan, mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan pemerataan. Kemudian meningkatkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing, revolusi mental dan pembangunan kebudayaan, memperkuat infrastruktur dan mendukung pembangunan ekonomi dan pelayanan dasar, membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahan bencana dan perubahan iklim dan Polhukam dan transformasi pelayanan publik,” sambungnya.

Politisi PPP ini mengaku, dengan tetap mempertahankan kebijakan nasional
maupun pemerintah Provinsi Maluku, maka pembangunan Kota Ambon diarahkan dalam tema “Mempercepat Pemulihan Ekonomi Masyarakat Melalui Peningkatan Sektor Pariwisata, Ekonomi Kreatif Dan Ketahanan Pangan Dengan Didukung oleh Infrastruktur Yang Berkualitas”.

“Pertumbuhan ekonomi ditegakkan pada kisaran 2,5-3 persen, produk domestik regional bruto pernah kapita ditargetkan pada kisaran, Rp 17,5 juta – 20.00 juta, tingkat partisipasi angkatan kerja ditargetkan pada kisaran 65-70 persen, tingkat pengangguran terbuka ditargetkan berada pada kisaran 12,5 – 15,00 persen. Presentase penduduk miskin ditargetkan pada kisaran 7-8 persen, serta indeks pembangunan manusia ditargetkan pada kisaran 80,10-82, 00,” pungkasnya. (IAN)

Comment