by

Wawali Lantik Raja Hatalai

Ambon, BKA- Usai melantik Hendrik Loppies sebagai Raja Negeri Hatalai, Kecamatan Leitisel, Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler menegaskan, jika masyarakat Hatalai keberatan dengan proses pelantikan raja definitif tersebut, bisa mengambil jalur hukum.

“Jika ada masyarakat yang merasa keberatan bisa mengambil jalur hukum yang sesuai dengan peraturan yang ada,” tandas Syarif, dalam sambutannya, usai pelantikan di ruang ULA, Balai Kota, Selasa (30/3).

Politisi PPP ini menilai, pelantikan Hendrik sesuai Surat Keputusan (SK) Walikota Ambon nomor 360 tahun 2021, masa bakti 2021 -2027. Lewat keputusan itu, maka secara resmi dimata hukum Hendrik Loppies dinyatakan sah sebagai Raja Hatalai.

“Hari ini kita diberikan kesehatan dan bisa menyaksikan pelantikan kepala pemerintahan Negeri Hatalai yang definitif masa 2021 hingga 2027,” ujarnya.

Dikatakan, proses pelantikan tersebut merupakan rutinitas dibidang pemerintahan dalam negeri adat yang ada di kota Ambon. “Aturannya itukan nomor 8,9 dan 10 tahun 2011 ini merupakan dambaan masyarakat pada negeri adat,” terangnya.

Menurut dia, sebagai raja, harus bisa mensejahterakan rakyat maupun membangun negeri agar lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. “Itu yang harus diutamakan. Jangan sejahterakan diri sendiri,” pesannya. (IAN)

Comment