by

WBP Diajarkan Menyuling Minyak Kayu Putih

Ambon, BKA- Sejumlah Warga Binaan Pemasyarakat (WBP) pada Lembaga Pemasyarakat (Lapas) kelas III Namlea, Kabupaten Buru, diajarkan cara menyuling minyak kayu putih khas Buru. Hal tersebut merupakan proses pembinaan untuk membentuk kepribadian dan kemandirian WBP menjadi lebih baik.

Kalapas Kelas III Namlea, Ilham mengungkapkan, warga binaan di Lapas Namlea, selama menjadi WBP Lapas Kelas III Namlea, mendapatkan pembinaan melalui beberapa kegiatan. Baik kerohanian maupun bimbingan kerja. Yakni untuk bimbingan kerja pada bidang pertanian, warga binaan juga diberikan pembinaan terhadap penyulingan minyak kayu.

“Pembinaan kemandirian warga binaan kami lakukan secara rutin. Jadi WBP yang melaksanakan aktivitas pengolahan minyak kayu putih ini, adalah mereka yang telah melalui program asimiliasi,” tutur Ilham, kepada BeritaKota Ambon, Selasa (26/1).

Ia menjelaskan, program pengolahan minyak kayu putih di Lapas Namlea, sudah berjalan sejak tahun 2017 hingga saat ini. Seluruhnya dikelola oleh warga binaan.

“Jadi dari 2017 sampai sekarang masih jalan terus. Saya masuk Lapas Namlea pada awal tahun 2020 lalu, jadi saya melanjutkan dari pimpinan yang lama untuk pengolahan minyak kayu putih ini. Insya Allah akan jalan terus,” tandasnya.

Dia menambahkan, untuk bahan baku minyak kayu putih, salah satunya diperoleh dari keluarga warga binaan untuk diolah di dalam Lapas Kelas III Namlea.

“Bahan bakunya itu, ada juga dari keluarga warga binaan yang kasih dengan sukarela. Jadi warga binaan tidak cari bahan baku (daun minyak kayu putih) di hutan. Tidak rutin, biasanya 6 bulan sekali. Karena 6 bulan baru bisa ambil lagi kembali. Jadi 1 tahun dua kali produksi minyak kayu putih,” sebutnya.

Sementara untuk penjualan hasil produksi minyak kayu putih, dipasarkan untuk warga binaan itu sendiri. Yakni dijual kembali kepada keluarga dari warga binaan yang ada, di depan Lapas Kelas III Namlea.

“Dipasarkan bagi warga binaan, keluarganya dengan pegawai juga. Dan yang memasarkan warga binaan sendiri di galery depan Lapas Namlea,” tutupnya. (MSR)

Comment