by

WBP Lapas Saumlaki Dibekali Pencegahan Penyakit Kusta

AMBON-BKA, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), kembali mengikuti kegiatan rutin Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) oleh Puskesmas Saumlaki, Jumat (23/7).

Kegiatan Posbindu itu, dilaksanakan dengan melibatkan 7 orang tenaga kesehatan Puskesmas Saumlaki. Diantaranya 4 orang dokter, 1 orang petugas penyuluh, 1 orang perawat umum dan 1 orang perawat jiwa. Dengan menggunakan metode wawancara faktor risiko PTM, pengukuran tinggi badan, berat badan, tekanan darah, dilanjutkan dengan skrining kesehatan jiwa dan konseling.

Selain dilakukan pemeriksaan kesehatan, WBP juga dibekali pengetahuan pencegahan penyakit kusta oleh Monika Ongirwalu, selaku petugas penyuluh Puskesmas Saumlaki.

Menurut Monika, penyakit Kusta atau Lepra atau Morbus Hansen adalah penyakit menular, menahun yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium leprae. Penyakit ini menyerang saraf tepi, kulit, dan jaringan tubuh lain, serta dapat menyebabkan kecacatan.

Dalam rangka pencegahan ia menganjurkan WBP untuk menjaga daya tahan tubuh, berolahraga, tidak berpergian ke daerah endemik kusta, memerhatikan ventilasi lingkungan, menjaga kebersihan dan menggunakan masker.

“Untuk WBP kan tidak mungkin ke daerah endemik, paling tidak jaga daya tahan tubuh dengan makanan sehat dan berolahraga, menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta berjemur di pagi hari,” terang Monika, lewat rilisnya kepada Koran ini.

Pihaknya berharap, dengan sosialisasi ini para WBP dapat menambah pengetahuan dalam melakukan pencegahan dan pengendalian penyakit kusta.

Sementara itu Kepala Lapas Saumlaki, David Lekatompessy mengapresiasi pihak Puskesmas Saumlaki yang konsisten membantu Lapas Saumlaki dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap WBP.

“Terima kasih atas dukungan teman-teman dari Puskesmas, bukan hanya hanya pemeriksaan kesehatan, melainkan tiap bulannya ada pengetahuan baru seputar kesehatan terhadap WBP kami,” tutup Kalapas. (UPE)

Comment