by

WBP Rutan Ambon Tingkatkan Keterampilan

(Salah satu WBP Rutan Ambon yang sementara membuat ketrampilan dari besi dan ban bekas, Senin (5/7)

Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon terus meningkatkan ketrampilan lewat pembinaan kemandirian. Salah satunya mengubah besi dan ban bekas menjadi barang layak pakai dan mempunyai nilai jual.

Kepala Subseksi Bimbingan Kerja, Paimin Basir menjelaskan, proses pembinaan kemandirian kepada WBP tetap dijalankan dengan baik.

Yakni WBP yang mempunyai potensi atau keterampilan dalam membuat rak bunga, pertukangan, atau bidang pertanian dan lainnya, akan dipekerjakan serta dikembangkan potensinya.

Untuk saat ini kami sedang tahap pembuatan rak bunga dan pembuatan meja dari ban bekas. Untuk pertanian, kami juga sedang menanam sayur kangkong, sawi, semangka, dan cabai yang semuanya dikerjakan WBP, serta diawasi petugas kemandirian, ungkap Paimin, lewat rilis Humas Kemenkumham Maluku kepada koran ini, Senin (5/7).

Ia menambahkan, keberhasilan pembinaan menjadi tolak ukur tercapainya tujuan Pemasyarakatan. Yaitu agar WBP menjadi manusia seutuhnya, menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan tidak mengulangi tindakan pidana. Sehingga dapat kembali diterima di masyarakat.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Rutan Ambon, Fifi Firda, menjelaskan, program pembinaan kemandirian merupakan tolak ukur berhasil atau tidaknya proses pembinaan WBP, selain proses pembinaan lainnya yang sedang berlangsung.

Semoga ke depannya inovasi-inovasi lainnya dapat dikembangkan lagi. Sehingga hasil karya WBP bisa menjadi nilai jual yang tinggi, baik di dalam maupun di luar Rutan, harap Fifi. (UPE)

Comment