by

Welem Wattimena Divonis 10 Bulan Penjara

Majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon, memvonis Welem Watimena terdakwa kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dengan penjara selama 10 bulan penjara di potong masa tahanan, di persidangan, Senin (10/5).
Anggota DPRD aktif fraksi Demokrat ini dinyatakan bersalah melangggar pasal 127 ayat (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Mengadili, menyatakan terdakwa dipenjara selama 10 bulan penjara, serta memerintahkan sisa masa penahanan terdakwa agar direhabilitasi ke pantai rehabilitasi khusus narkoba di Makassar Sulawesi Selatan,” ujar ketua majelis hakim Pasti Tarigan dalam amar putusannya, disaksikan jaksa penuntut umum, Ajid Latuconsina dan kuasa hukum terdakwa Thomas Wattimury.

Di dalam pertimbangan majelis hakim, terdakwa terbukti menggunakan atau memakai dan atau menkonsumsi narkoba jenis sabu untuk diri sendiri. Bahkan, perbuatan terdakwa sangat tidak mendukung program pemerintah dalam upaya pemberantasan tindak pidana narkotika, apalagi terdakwa merupakan anggota DPRD aktif.

Sebelumnya, jaksa penuntut umum Kejari Ambon, Ajid Latuconsina menuntut terdakwa agar dipenjara selama 1,4 tahun.
Jaksa Aizit Latuconsina dalam dakwaannya menyebut, Wellem terdalwa Narkotika ini didakwa dengan Pasal 127 UU Narkotika.

Dimana, Willem Wattimena ditangkap di Bandara Pattimura dengan Alat hisap sabu atau cangklung yang tersimpan dalam tas samping mahalnya dalam kondisi tak sadar itu.
Dalam pemeriksaanya di kepolisian, Wellem mengaku memakai Narkoba jenis Sabu tersebut dengan alasan kecapean saat bekerja. Barang buktinya, berupa alat hisap sabu yang didapat dari Jakarta.(SAD)

Comment