by

Xavi Hernandez Tinggalkan Qatar, Resmi Jadi Pelatih Barcelona Gantikan Koeman?

Xavi Hernandez kabarnya meninggalkan sang klub yang berkompetisi di Liga Qatar, Al-Sadd, pada musim panas 2021. Menurut laporan akun Twitter @alkasschannel, Okezone mengutip dari Footbal Espana, Al-Sadd dan Xavi Hernandez kabarnya sepakat untuk tak melanjutkan kerja sama.

“Sumber spesial dari saluran Al-Kas. Manajemen Al-Sadd tidak berniat memperbarui kontrak sang pelatih,” tulis akun Twitter @alkasschannel.
Kabar di atas jelas hal yang membahagiakan bagi presiden Barcelona, Joan Laporta. Sejak ketika menjalani kampanye presiden, Joan Laporta selalu tertarik membawa pulang Xavi Hernandez ke Estadio Camp Nou, sekaligus menjadikannya sebagai pelatih.

Sebenarnya Joan Laporta dikabarkan tertarik setengah mati kepada Josep Guardiola, pelatih yang memberikan 14 trofi dalam empat musim (2008-2012) menangani Barcelona. Namun, Guardiola masih terikat kontrak bersama sang klub, Manchester City, hingga 30 Juni 2023.

“Xavi? Ia merupakan opsi yang memungkinkan (untuk menjadi pelatih Barcelona). Xavi harus memutuskan kapan waktu yang tepat kembali ke Barcelona,” kata Laporta mengutip dari Marca pada medio tahun lalu.

Xavi Hernandez masuk kategori berhasil bersama Al-Sadd. Selama dua tahun menangani klub asal Qatar itu, Xavi Hernandez menghadirkan lima trofi kepada Al-Sadd.
Teranyar, Xavi Hernandez membawa Al-Sadd juara Qatar Stars League 2020-2021. Sekadar informasi, ini merupakan kasta tertinggi di kompetisi sepakbola Qatar.

Sekarang yang jadi pertanyaan, Xavi Hernandez kembali ke Barcelona, akankah pelatih Blaugrana saat ini, Ronald Koeman, akan terpental? Ada dua kemungkinan. Ronald Koeman bisa tetap dipertahankan, asalkan membawa Barcelona juara Liga Spanyol 2020-2021.
Saat ini, Ronald Koeman membawa Barcelona duduk di posisi tiga Liga Spanyol 2020-2021 dengan 74 angka. Barcelona hanya terpaut dua angka dari Atletico Madrid di puncak klasemen. Jika kondisi ini terjadi, menurut laporan Football Espana, Xavi Hernandez akan ditaruh ditaruh struktur klub, entah itu sebagai direktur maupun jabatan lain.

Namun, jika Koeman gagal menghadirkan trofi, Xavi Hernandez kemungkinan besar diangkat sebagai juru taktik. Karena itu, menarik menanti pergerakan Barcelona. (INT)

Comment