by

Yanlua Demo Belah Warga Sabuai di PN SBT

beritakotaambon.com – Abdul Aziz Yanlua, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), turut berjuang membela Kaleb Yamarua dan Stevanus Ahwalam.

Kaleb Yamarua dan Stevanus Ahwalam merupakan dua warga Desa Sabuai, Kecamatan Siwalalat, yang saat ini menjadi terdakwa pengrusakan alat berat milik CV Sumber Berkat Makmur (SBM).

Untuk membela kedua warga Desa Sabuai itu, Azis Yanlua turut dalam aksi demo yang digelar masyarakat adat Sabuai di Pengadilan Negeri Dataran Hunimua, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Infrastruktur Kecamatan Kilmury Perlu Diperhatikan

Menurutnya, aksi masyarakat tersebut hanya untuk mencari keadilan. Sebab sikap Kaleb Yamarua, Stevanus Ahwalam dan masyarakat Desa Sabuai, untuk melindungi dan merawat hutan dari kejahatan pembalakan liar yang dilakukan oleh CV Sumber Berkat Makmur dibawah pimpinan Imanuel Quedarusman alias Yongki.

Akibat aktivitas pemalakan hutan yang dilakukan CV Sumber Berkat Makmur, masyarakat Desa Sabuai yang menerima dampaknya, banjir.

Ketua Fraksi PDIP DPRD SBT dalam orasinya saat itu, menjelaskan, dulu desa-desa yang ada di Kecamatan Siwalalat tidak pernah mengalami banjir, seperti yang terjadi pada 6 Agustus 2021 lalu, yang merendam rumah warga, sekolah, tempat ibadah dan sebagainya.

Baca juga: Timnas Belanda Akan Berkunjung ke Ambon

“Tapi setalah Yongki dan pasukannya melakukan eksploitasi besar-besaran di hutan adat Sabuai, banjir menghantam Negeri Atiahu, Naiwel, Abuleta dan Sabuai,” tutur Yanlua.

Untuk itu, Azis Yanlua mengatakan, Kaleb Yamarua dan Stevanus Ahwalam bukan orang jahat. Meraka hanya berjuang melindungi hutan adat. Tindakan keduanya patut diapresiasi, bukan dipenjarakan.

“Kalau Yongki yang melakukan kesalahan besar, kenapa adik-adik kita ini yang harus dihukum. Mereka ini melindungi hutan, sekarang faktanya, masyarakat yang harus menanggung beban derita saat musim hujan, karena banjir mengepung habis Desa Sabuai,” pungkasnya.(SOF)

Comment