by

Yermias : Rapid Test Gratis Datang Dari Hati

Ambon, BKA- Anggota DPRD Maluku, Anos Yermias mengaku, pelayanan rapid test gratis yang difasilitasinya selama ini untuk masyarakat pada daerah pemilihannya (Dapil), semata-mata bukan untuk memamerkan kekayaan, melainkan dilakukan secara iklas sebagai representasi masyarakat.

Yakni sesuai data yang dimilikinya, tercatat sudah ada sekitar 3 ribu lebih masyarakat dari kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) maupun sebagian kabupaten Maluku Tenggara (Malra) yang telah menerima layanan rapid test gratis.

“Tercatat kurang lebih 3.000 lebih orang di MBD, KKT dan sebagian masyarakat Malra yang yang telah mendapat layanan rapid tes gratis. Mereka yang hendak pulang kampung. Artinya rapid test gratis ini datang dari hati,” terangnya, saat dikonfirmasi koran ini, Senin (28/12).

Sebagai representasi dari masyarakat MBD dan KKT, Yermias mengaku, fasilitas yang dilakukan itu, turut terbantu oleh sejumlah pihak di Kota Ambon. Baik lewat Kadis Kesehatan Kota Ambon dan sejumlah tim kesehatan dari puskesmas yang tersebar dibeberapa titik Kota Ambon.

“Beta sampaikan terima kasih banyak kepada Kadinkes Kota, Kepala Puskesma Waihaong, Air Salobar, Karang Panjang dan Nania. Termasuk dengan petugas laboratorium yang selama ini telah bersedia membantu program rapid tes gratis yang Beta (saya) laksanakan untuk membantu saudara-saudara yang berpegian dari Ambon menuju KKT, MBD dan sebagian dari Malra. Sehingga ini merupakan bagian representasi dari rakyat yang datang dari dapil 7,” sebutnya.

Dikatakan, apa yang dilakukan sebagai wujud untuk mengurangi beban masyarakat yang hendak berpegian dari Kota Ambon menuju daerahnya masing-masing. Terlebih khusus MBD dan KKT. Sebab, biaya rapid di dua kabupaten tersebut cukup mahal bagi masyarakat yang tidak mampu. Sehingga merasa terpanggil untuk sama-sama membantu masyarakat.

“Rata-rata di RS itu melaksanakan rapit tes berbayar sekitar 140 ribu lebih. Sehingga lewat bantuan staf, programnya dapat berjalan. Hingga akhirnya ditutup sampai tanggal 30 Desember bulan berjalan,” tutup Yermias. (RHM)

Comment